Pembinaan Pengawas Madrasah dalam Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta

Kamis, 07 Agustus 2025. 116 x dibaca

Minahasa (Kemenag Sulut) – Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Provinsi Sulawesi Utara menggelar kegiatan Workshop Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta bagi para pengawas madrasah se-Sulawesi Utara, Kamis (07/08), bertempat di MIN 1 Sea, Kabupaten Minahasa.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BDK Manado, Dr. Mohammad Anwar, M.Pd. Dalam paparannya, ia mengupas pentingnya pendekatan Deep Learning dalam dunia pendidikan madrasah, yakni metode pembelajaran yang menekankan pada pemahaman mendalam, pemikiran kritis, serta penerapan pengetahuan dalam kehidupan nyata.

Ia juga mengenalkan konsep Kurikulum Berbasis Cinta—pendekatan pendidikan yang menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan keadilan sosial, guna membentuk generasi yang berakhlak mulia dan peduli terhadap keberagaman.

Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Ahmad Sholeh, hadir membuka kegiatan. Turut hadir mendampingi, Ketua Tim GTK Bidang Pendis, Ramlah Abbas.

Kabid Pendis mengapresiasi inisiatif Pokjawas Madrasah Provinsi Sulawesi Utara, ia menyebut bahwa selain menjalankan fungsinya, pengawas madrasah juga diminta membangun kolaborasi yang humanis.

“Workshop ini merupakan langkah progresif untuk memperkuat peran pengawas dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Pengawas tidak hanya dituntut memahami tugas pokok dan fungsinya, tapi juga mampu membangun kolaborasi dan menghadirkan pembinaan yang humanis,” ujarnya.

Workshop ini diikuti oleh para pengawas madrasah dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara. Kegiatan ini diketuai oleh Isna Gunibala, M.Pd.

Diharapkan, pengawas dapat menjadi penggerak perubahan di madrasah, mengimplementasikan pendekatan pembelajaran yang bermakna, serta membina madrasah dengan pendekatan cinta dan keteladanan.

Humas


Baca Juga
Array