Manado (Kemenag) --- Upaya untuk menanamkan nilai-nilai agama tidak boleh berhenti proses ini harus terus berjalan seiring…" />
Penguatan Religius Culture di SMA Negeri 1 Manado

Senin, 04 November. 20 x dibaca

Manado (Kemenag) --- Upaya untuk menanamkan nilai-nilai agama tidak boleh berhenti proses ini harus terus berjalan seiring dengan perkembangan zaman. Nilai-nilai religius yang terlihat sederhana tapi memberikan efek yang luar biasa di masa depan tetap harus aplikasikan sejak dini. Proses itu harus dimulai dari kebiasaan dalam lingkungan  sekolah.

Hal itu diungkapkan Pembina Rohis SMA Negeri 1 Manado, Supriadi dalam ibadah Tadzkir Jumat di masjid Al Mujahidin Sario (1/11). Lebih lanjut Supriadi mengingatkan bahwa untuk membangun religius culture memang tidak mudah. Namun jika semua stakeholder ikut mendukung proses tersebut tentu akan lebih memudahkan.

Kepala SMAN 1 Manado, Jemmy James Jermias di tempat terpisah menyatakan dukungannya untuk semua kegiatan positif yang diprogramkan guna pembentukan karakter religius peserta didik di SMAN 1 Manado.

“Setiap kegiatan keagamaan yang diprogramka, apapun itu, sebisa mungkin akan difasilitasi sekolah karena itu juga menjadi bagian dari pengembangan Profil Pelajar Pancasila pada elemen yang pertama yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia", ungkap Jermias. 

Selanjutnya Supriadi yang juga guru PAI di SMAN 1 Manado mengungkapkan bahwa Ibadah Tadzkir Jumat adalah sebuah kegiatan rutin yang menjadi program setiap pekan yang bertujuan untuk menjalin ukhuwah sesama peserta didik muslim, juga menambah wawasan keislaman.

Humas

Kontributor: Supriadi || Editor: Herry Mety


Baca Juga
Array