Selasa, 30 Juli 2024. 42 x dibaca
Tangerang Selatan (Humas Kemenag) -- ASN Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Muh. Nuril Huda mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) RA Tahun 2024. Kegiatan ini digelar oleh Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, dilaksanakan di Swiss-Belhotel Serpong, berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 29 s.d 31 Juli 2024.
Rakor ini dibuka oleh Direktur KSKK Madrasah, Dr. H. Sidiq Sisdianto, M.Pd. Dalam sambutannya, Sidiq menyampaikan pentingnya evaluasi yang dilakukan selama tiga hari ini untuk mencegah terulangnya kesalahan dalam pengelolaan dana BOS dan BOP di masa lalu. "Jangan pernah kita terjerumus pada lubang yang sama," ujar Sidiq.
Sidiq juga menjelaskan bahwa rakor ini membahas beberapa hal baru dalam pengelolaan dana BOS, termasuk penerapan e-Purchasing, sebuah e-katalog sektoral. Penjelasan tentang e-Purchasing akan disampaikan oleh pihak UKPBJ pada hari kedua rakor.
Rakor ini menghadirkan narasumber, antara lain: Prof. Dr. Mohammad Ali Ramdhani, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, dengan materi "Inovasi Pendidikan Islam Melalui Transformasi Digital"; Dr. Mohammad Nuruzzaman, Staf Khusus Menteri Agama RI, yang membawakan materi dengan tema "Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Reformasi Tata Kelola Bantuan Pemerintah (BOP dan BOS)"; Dr. Ruchman Basori, Inspektur Wilayah II Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, dengan judul materi "Optimalisasi e-Audit sebagai Instrumen Pengawasan BOS dan BOP"; dan Tim Emis Pusat yang dikomandoi oleh Mohammad Hafaz, yang memaparkan prosedur serta tahapan agar madrasah layak memperoleh dana BOS serta besarannya.
Selain itu, narasumber internal Subdit Kelembagaan seperti Papay Supriatna, M.Pd, Kasubdit Kelembagaan Madrasah, bersama para Kasubtim di Subdit Kelembagaan turut memberikan pemaparan.
Peserta rakor ini terdiri dari Kepala Tim Kelembagaan Kanwil Kementerian Agama Provinsi se-Indonesia, yang berjumlah 34 peserta.
Pada hari ketiga rakor, para peserta memperoleh data Alokasi BOP dan BOS Tahun Anggaran 2025 dalam bentuk data exercise. Data ini nantinya akan membantu masing-masing provinsi dalam mempersiapkan langkah-langkah konkret menyambut Tahun Anggaran 2025.
Humas