Rabu, 29 Mei 2024 12:38 14 x dibaca
Boltim (Kemenag) – Hari ini menandai hari ketiga pelatihan Penggerak Penguatan Moderasi Beragama bagi guru-guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bolaang Mongondow Timur. Pelatihan ini diadakan oleh Balai Diklat Kementerian Agama Sulawesi Utara dan bertempat di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs) 1 Bolaang Mongondow Timur, Rabu (29/5).
Para peserta pelatihan mengikuti tiga materi utama pada hari ini. Materi pertama yang disampaikan adalah "Landasan Teologis Moderasi Beragama: Nilai-Nilai Universal dalam Agama". Sesi ini membahas pentingnya nilai-nilai universal seperti toleransi, keadilan, dan kemanusiaan yang ada dalam ajaran berbagai agama.
Selanjutnya, para peserta mendapat pembekalan tentang "Konsep Moderasi Beragama Kementerian Agama". Materi ini menjelaskan kerangka kerja dan pendekatan yang digunakan oleh Kementerian Agama untuk mempromosikan sikap moderat dalam beragama di tengah masyarakat yang beragam.
Materi terakhir yang dibahas adalah "Peta Jalan Moderasi Beragama". Sesi ini memberikan panduan strategis tentang langkah-langkah yang perlu diambil untuk memperkuat moderasi beragama, baik dalam lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru-guru MIN 1 Bolaang Mongondow Timur dalam mengajarkan nilai-nilai moderasi beragama kepada para siswa. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para guru dapat menjadi penggerak utama dalam menyebarkan semangat toleransi dan kerukunan di lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Kepala MIN 1 Bolaang Mongondow Timur, Nurman Asiari, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para guru. "Pelatihan ini memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih dalam mengenai pentingnya moderasi beragama. Kami berharap para guru dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam pembelajaran sehari-hari di madrasah," ujarnya.
Pelatihan Penggerak Penguatan Moderasi Beragama ini akan berlangsung selama enam hari dan diikuti oleh sejumlah guru dari berbagai madrasah di Bolaang Mongondow Timur. Semoga pelatihan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya menciptakan masyarakat yang lebih toleran dan harmonis.
Humas MIN 1 Boltim