Kotamobagu (Kemenag) - Halal bihalal diartikan sebagai maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan, biasanya…" />
Faizin : Dengan Halal Bi Halal Kita Rajut Silaturrohim

Jumat, 26 April 2024. 8 x dibaca

Kotamobagu (Kemenag) - Halal bihalal diartikan sebagai maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan, biasanya diadakan di sebuah tempat dan merupakan suatu kebiasaan masyarakat Indonesia. Sedangkan dalam bahasa Arab, halal bihalal berasal dari kata “Halla atau Halala” yang mempunyai banyak arti sesuai dengan konteks kalimatnya, antara lain: penyelesaian problem (kesulitan), meluruskan benang kusut, mencairkan yang beku, atau melepaskan ikatan yang membelenggu.

Jumat, (26/4) Madrasah Ibtidaiyyah Cendekia Muhammadiyah Kotamobagu melaksanakan Halal Bi Halal di Aula Madrasah. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh siswa/i dan wali kelas serta guru MI Cendekia Muhammadiyah Kotamobagu. 

Ustazah Widuri Kusparyati selaku Master of Ceromony (MC) membuka kegiatan halal bihalal ini melafalkan Basmallah dan menginformasikan bahwa kegiatan ini adalah mengangkat Tema "Dengan Halal Bi Halal kita Rajut silaturohim antara guru siswa dan wali murid".

Sebelum kegiatan ini dimulai guru menunjuk salah seorang siswa untuk melantunkan ayat suci Al-Quran, harapannya supaya anak-anak terbiasa memulai suatu kegiatan mulai dari kegiatan sehari-hari dengan tidak lupa berdoa dan membaca Alquran.

Kami berharap dengan adanya kegiatan ini anak-anak bisa terbiasa dari usia dini untuk selalu menjaga tali silaturahmi, menjaga keharmonisan dan kekeluargaan sesama teman dan hormat kepada para guru,"  terang Faizin Saleh.

Humas

Penulis : Gita

Editor   : Trenny WM


Baca Juga
Array