Kanwil Sulut - Kemenag : Sebanyak 65 orang peserta hadir di Quality Hotel Manado, dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah Lembaga…" />
Senin, 08 Januari 2024. 19 x dibaca
Kanwil Sulut - Kemenag : Sebanyak 65 orang peserta hadir di Quality Hotel Manado, dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) se-Provinsi Sulawesi Utara, Senin (08/01).
Peserta adalah Ketua LPTQ dan beberapa pengurus Kab/Kota, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab/Kota, termasuk Ketua dan pengurus LPTQ Provinsi.
Mewakili Ketua Umum, H. Rikson Hasanati yang juga bertindak sebagai Sekretaris Umum LPTQ mengawali penyampaiannya dengan menyambut baik Raker LPTQ pada hari ini.
Raker dilaksanakan adalah untuk memastikan kesiapan pelaksanaan MTQ Provinsi Sulut ke MTQ Nasional di Pontianak. Untuk itu harus segera membangun strategi program yang secepatnya harus ditetapkan.
"Harus diakui hasil selama ini masih jauh dari target, namun harus ada terobosan baru, mudah-mudahan di awal tahun ini dapat menghadirkan inovasi untuk memperbaiki, diperlukan upaya intensif untuk menanamkan kecintaan umat Islam kepada Al-Qur'an, melalui pendidikan keluarga, formal dan termasuk oleh LPTQ," ujar Rikson.
Aktualisasi peran LPTQ di masyarakat tidak hanya untuk STQ/MTQ semata, perlu langkah kongkrit dan pembinaan.
Mengembangkan generasi muda berbasis keluarga dan masjid adalah upaya preventif yang terus dilakukan.
Saat ini Masjid dapat dijadikan sebagai pusat pendidikan Al-Qur'an.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara H. Sarbin Sehe yang hadir, membuka secara resmi kegiatan sekaligus memberikan sambutan, mengucapkan selamat atas pelaksanaan Raker hari ini dengan beberapa pesan penting yang disampaikan, diantaranya pertama : Dalam raker yang dihadiri oleh utusan Kab/kota ini seharusnya benar-benar merumuskan program strategis yang diskemakan dengan langkah dan kesiapan yang matang.
Edukasi dan pendidikan pengembangan Al-Quran seperti menghasilkan siswa-siswi penghafal Al-Qur'an adalah contoh yang harus dikembangkan agar mampu menyiapkan kader berkelanjutan karena tak bisa dipungkiri hidup manusia akan terus berganti, dan tugas LPTQ adalah menyiapkan ruang yang seluas-luasnya. Termasuk bentuk pendidikan non formal di lingkungan masing-masing, terutama penguatan nilai Al-Quran di keluarga harus diperkuat, agar hadir generasi Qur'ani baru untuk Sulawesi Utara.
Dengan skema baru, tata kelola pendidikan Al-Qur'an yang optimal, dapat di yakinkan upaya membumikan Al-Quran sesuai tujuan utama STQH/MTQ akan tercapai.
Kedua : Pelatihan yang lebih banyak untuk persiapan yang lebih baik. Training Center (TC) yang lebih panjang dan dilakukan dengan efektif, akan membantu memaksimalkan persiapan. Bukan hanya latihan secara umum, tetapi bagaimana menghasilkan jiwa petarung yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Menurut Kakanwil, prestasi Sulawesi Utara di masa lalu hendaknya di jadikan pelajaran berharga dan evaluasi untuk perbaikan dan kemajuan kedepan.
Belajar dari Provinsi lain, yang persiapannya bisa mencapai setahun, kiranya hal ini menjadi catatan penting untuk prestasi Kafilah Sulut di masa yang akan datang.
Dan di raker hari ini akan di sepakati bersama seluruh peserta, Kab/Kota mana yang akan menjadi tuan rumah MTQ Provinsi tahun 2024. (N2).
Humas