Rabu, 13 September. 9 x dibaca
Kotamobagu (Kemenag) – Pelaksanaan pelatihan standarisasi guru Al Qur’an metode tilawati level 1 pola 20 jam pelajaran memasuki hari ke dua. Rabu (13/9) kegiatan zona Bolaang Mongondow Raya (BMR) yang dipusatkan di Aula Kantor Kemenag Kotamobagu sudah berlangsung sejak pukul 08.00 wita.
Seperti yang telah disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Islam (Pendis) Kanwil Kemenag Prov. Sulut Ahmad Soleh bahwa hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kompetensi guru TPQ baik dalam aspek fashoha, memahami dan menguasai gharib dan musyikilat, serta penjabaran strategi pembelajaran Al Qur’an dan menguasasi teknis munaqasyah.
Asisten Direktur 3 Pasantren Al Qur’an Nurul Falah Surabaya Ustadz Ashari mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberantas buta huruf Al Qur’an dan terus mendorong peningkatan kualitas guru TPQ melalui pembelajaran tilawati.
Pada hari ke dua ini, para peserta mulai mempraktekkan metode tilawati. Peserta membentuk beberapa kelompong dan dalam kelompong tersebut mempraktekan langsung sebagai guru mengaji dan murid. Hal ini dilakukan tentunya agar masing-masing peserta lebinh memahami metode dengan mempraktekkan langsung tidak hanya sebatas teori.
Dengan praktek juga setiap materi yang disampaikan lebih mudah diingat dan para peserta terlihat sangat antusias.
Humas
Penulis : Tiwi
Editor. : Trenny WM