Rabu, 24 Mei 2023 12:06 893 x dibaca
Minut- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, H. Sarbin Sehe, memberikan materi pembinaan dan penguatan moderasi beragama bagi penyuluh agama Islam, Kristen, dan Katolik bertempat di Aula GKII Efata Airmadidi, Minahasa Utara, (24/05/2023).
Dalam pemaparan materinya , Kakanwil H. Sarbin Sehe mengungkapkan 4 indikator penguatan moderasi beragama, point penting dalam moderasi beragama yang mencakup empat indikator, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi, merupakan aspek penting yang ditekankan dalam membangun moderasi beragama yang inklusif dan harmonis.
Keempat indikator ini saling terkait dan memainkan peran penting dalam menciptakan moderasi beragama yang sehat dan berkelanjutan. Dengan mengutamakan komitmen kebangsaan, toleransi, penolakan terhadap kekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi, diharapkan masyarakat dapat hidup berdampingan secara damai meskipun memiliki perbedaan keyakinan agama ungkap H. Sarbin Sehe.
Selain itu, kakanwil juga mengharapkan pentingnya mempublikasikan setiap kegiatan para penyuluh agar pesan-pesan yang disampaikan dapat berpengaruh tidak hanya kepada umat yang hadir dalam penyuluhan, tetapi juga kepada masyarakat luas.
"Saya berharap setiap kegiatan penyuluh untuk dipublikasikan, agar seluruh penyuluhan dapat berpengaruh bukan hanya kepada umat yang berada di lokasi penyuluhan, tetapi juga dapat diketahui dan diamati oleh masyarakat luas. Manfaatkan teknologi yang ada, termasuk untuk pelaporan penyuluh," ujar H. Sarbin Sehe.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Evangeline M. C. Sepang, S.PAK., M.Si, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Minahasa Utara, yang turut mendukung upaya penguatan moderasi beragama di wilayah tersebut. dan Kabid Urusan Agama Kristen dari Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Utara Pdt. Simon Servius Rawis, S.Th., M.Pd.K.,
Fotografer : Yunaz | Kontributor : Reza | Editor : Irfan