Buka LOKETA, Rogaya: Didik Anak Bermental Juara

Selasa, 16 Mei 2023. 41 x dibaca

Manado (Humas Kemenag) –- Sejumlah 25 Raudhatul Atfal (RA) dan hampir 400 siswa RA se Kota Manado mengikuti Lomba Keterampilan Agama (LOKETA) bertema Marilah Kita Tanamkan Nilai-Nilai Agama pada Anak Usia Dini di Era Digitalisasi. LOKETA diselenggarakan Ikatan Guru Raudhatul Atfal (IGRA) Kota Manado mulai tanggal 16-17 Mei 2023.

Ajang yang dipusatkan di Lantai 5 Gedung It Centre Manado, dibuka secara resmi oleh Kakan Kemenag Manado Hj. Rogaya Udin, M.Pd. Selasa (16/05/2023).

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag satu satunya Muslimah di Sulawesi Utara ini mendorong kegiatan seperti ini agar selalu dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai kampanye mengenalkan keberadaan lembaga kepada masyarakat dan meyakinkan masyarakat bahwa RA mampu menghasilkan guru-guru dan siswa yang memiliki kemampuan intelektual dan spritual.

Dikatakan pula ajang lomba diharapkan dapat memupuk kebersamaan, kekompakan dan solidaritas serta sebagai ajang pembelajaran yang bisa merangsang tenaga pendidik menjadi berkarakter, berinovasi dan berkreasi.

Rogaya juga berharap Lomba ini bisa mendidik mental anak-anak agar bermental juara dalam arti sudah berani tampil. Ini adalah salah satu bentuk dan juga cara sederhana yang seharusnya dilakukan. Jadi untuk menghidupkan keberanian anak adalah dengan mengikut sertakan mereka dalam lomba. Apa pun itu lombanya, tentunya yang bernilai positif dan bermanfaat. 

“Anak yang berani tampil berarti dia sudah mempunyai mental juara meskipun tidak mendapat juara” ucapnya

 “Buat lomba yang mendidik dan menggali minat bakat anak” pesan Rogaya.

Menurutnya, usia dini bagi anak-anak adalah masa-masa bermain, sehingga para pendidik dituntut untuk bisa memberikan permainan termasuk lewat seni tari yang dapat memacu perkembangan kecerdasan, kemampuan komunikasi dan sosialisasi anak dengan lingkungan dan teman.

“Dengan metode belajar ‘bermain sambil belajar’ anak didik akan merasa nyaman dan tidak terkesan dipaksa untuk belajar. Oleh karenanya pula diperlukannya seni mengajar yang sesuai dengan perkembangan psikologi anak.” jelas Rogaya.

Hadir dalam kesempatan ini Kasi Pendis H. Usran Mantow, Pengawas Pendidikan Agama dan Kepala RA se Kota Manado.

 

Penulis: Masda Mohamad


Baca Juga
Array