Kamis, 23 Februari. 16 x dibaca
Kotamobagu (Kemenag) – Memasuki hari ke tiga Rabu (22/2), Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Manado memberikan materi pada PDWK Lakip. Materi yang disampaikan yakni peningkatan dan penjaminan mutu diklat.
Terkait dengan materi, Muis Riadi menyampaikan bahwa pengaruh kemajuan teknologi terhadap aspek kehidupan butuh perhatian ekstra. Dalam dunia kerja ASN, tentunya kemajuan teknologi ini sangat berpengaruh karena semua data dan informasi lebih mudah diakses, pekerjaan pun akan lebih ringan dengan penyajian aplikasi oneline. Akan tetapi dari semua kemudahan yang disajikan tersebut menjadi satu tantangan bagi kita ASN, “Jangan dibuat manja oleh teknologi sehingga membuat kreatifitas kita berkurang bahkan menjadi malas dan sampai pada pekerjaan yang tertunda karena masih banyak yang dimanjakan dengan keadaan”, tambah Kabalai.
ASN dituntun untuk terus berinovasi, .enjadi bagian dari 5 budaya kerja Kementerian Agama. Sebagai ASN yang kreatif harus mempunyai planing dalam bekerja, agar semua pekerjaan terarah dan terukur.
Dalam pembahasan materi ini juga menyinggung tentang birokrasi yang merupakan satu sistem pemerintahan yang dijalankan oleh pegawai pemerintah karena telah berpegang pada hierarki dan jenjang jabatan. Perlu diketahui bahwa dalam organisasi dan birokrasi yang terpenting adalah komunikasi, bangun komunkasi dengan baik akan lebih memudahkan kita untuk mencapai satu tujuan bersama, bekerja sama dan saling mendukung sangatlah penting. Jika ingin birokrasi berjalan mulus “ Janganlah kita menjadi salah satu ASN penghambat birokrasi tegas Kabalai.
Tak hanya itu, untuk menciptakan birokrasi yang dinamis dan profesional salah satunya dengan peralihan jabatan fungsional yang bertujuan untuk mewujudkan pemerintah yang cerdas dan ramping.
Salah satu arah kebijakan pelatihan ini juga untuk mengingatkan kita bahwa ASN adalah pelayan publik, sebaiknya kita harus melayani masyarakat bukan dilayani tentunya sesuai dengan tupoksi masing-masing.
Kembali lagi pada tujuan pelatihan ini dilaksanakan untuk mengembangkan kompetensi SDM meliputi pengetahuan, keterampilan, sikap/perilaku. Tak lupa Kabalai menghimbau terkait salah satu program prioritas Kementerian Agama yakni moderasi beragama, kita harus saling menjaga tali persaudaraan antar umat beragama, karena kita adalah garda terdepan dalam membangun moderasi beragama.
Humas
Penulis : Pratiwi S. Paputungan
Editor : Trenny W. Managkalangi