Senin, 07 Juni 2021. 76 x dibaca
BOLMUT—Wabah Covid-19 bukan menjadi alasan untuk meniadakan agenda kegiatan belajar mengajar yang telah diprogramkan madrasah. Justru sebaliknya, dengan belum melandainya wabah yang disebabkan oleh virus corona ini, menjadikan protokol kesehatan pakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan / memakai handsanitizer, menjadi lagu wajib yang terus didengungkan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Bolaang Mongondow Utara (MTsN 2 Bolmut).
Terbukti ketika media ini memantau pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) Genap Tahun Pelajaran 2020/2021, Senin (7/6) di MTsN 2 Bolmut, seluruh peserta ujian, panitia pelaksana, para guru, dan tata tsaha, menerapkan prokes yang ketat.
“Semuanya wajib menerapkan protokol kesehatan, tidak terkecuali. Kita para guru dan tata usaha harus memberikan contoh kepada para siswa,” ujar Kaur Tata Usaha, Rusdy Toana, SH.
Dikatakannya, jika Prokes ditetapkan dengan baik dan benar, maka hal-hal yang tidak kita inginkan bisa diminimalisir. Penerapan ini juga bukan hanya saat pelaksanaan PAS berlangsung. Namun tetap diterapkan pasca pelaksanaan PAS. Misalnya, setelah selesai PAS, para siswa dilarang berkumpul/bergerombol, dan langsung disuruh pulang.
Sementara itu Kepala Madrasah Udin Patilima, S.Ag mengatakan, PAS Genap Tahun Pelajaran 2020/2021, hanya khusus untuk siswa kelas VII, dan VIII, sementara kelas IX sudah dinyakan lulus.
“Prokes bagi kami adalah hal yang wajib. Ini dimaksudkan biar semuanya aman, lancar dan sehat,” pungkas Patilima. (ana)