Rabu, 15 April 2020. 5 x dibaca
Manado ---- Tindakan nyata yang kami lakukan dalam mengurangi dampak penularan covid 19 dilingkungan pendidikan Islam adalah dengan melakukan penyemprotan disinfektan di semua madrasah kita. Rabu, (15/4)
Demikian laporan Kabid Pendis Dra Hj Pastita H Kartiman MSi saat melakukan rapat online bersama Kakanwil Kemenag Sulut Dr H Abd Rasyid MAg. Selasa, (14/4). Kemarin.
"Yang pertama kami lakukan adalah melakukan pendataan jumlah madrasah yang terdampak Covid 19, dari 34 Madrasah negeri yang ada di Sulawesi Utara belum ada yang terdampak," ujar Pastita dalam laporannya.
Mantan Kabag TU ini melanjutkan, bahwa para Kepala Madrasah juga telah melakukan pendataan peserta didiknya yang terdampak Covid 19 khususnya bagi yang keluarganya kurang mampu.
"Pendataan ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam membeli kuota atau pulsa data guna keperluan belajar dari rumah; dan tercatat 987 siswa yang dibantu membeli kuota," jelas Kartiman.
Melalui kesempatan yang baik ini, dapat kami laporkan juga bahwa madrasah kita telah melaksanakan ujian madrasah melalui fasilitas oinline.
"Peserta didik kita mengikuti ujian sekolah dengan memanfaatkan fasilitas aplikasi zoom dari rumah masing-masing," tutup Ibu Tati, sapaan akrabnya.