Kanwil Kemenag Sulut Aplikasi
Senin, 6 April 2020

Menag Keluarkan Surat Edaran, Aswin: Ini Bentuk Pencegahan serta Tanggung Jawab Pimpinan

25 March 2020


Manado ---- Dengan melihat makin masifnya penyebaran dan penularan Covid-19 di Indonesia, Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi mengambil kebijakan drastis, yakni dengan merumahkan seluruh pejabat, ASN dan karyawan/i Kementerian Agama. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran No. 4 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Surat Edaran Menteri Agama No. 3 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai dalam upaya pencegahan penyebaran Covid 19. Selasa, (24/3).

"Semua pegawai Kementerian Agama, termasuk pejabat pimpinan tinggi madya, pratama, administrator, pengawas, rektor, wakil rektor, ketua, wakil ketua, dekan atau pejabat setingkat dekan, wakil dekan, ketua jurusan, ketua program studi pada PTKN, kepala madrasah negeri, kepala TU madrasah, dan kepala kantor urusan agama Wajib bekerja di rumah, menyelesaikan tugas/fungsi masing-masing," bunyi ketentuan huruf E angka 1 pada poin a.

Namun apabila terdapat keadaan yang mendesak untuk berangkat menuju kantor atau mengharuskan rapat atau pertemuan di kantor atau tempat lain yang disepakati, maka harus memperhatikan protokol kesehatan dan keselamatan.

"Dalam keadaan mendesak, pegawai dapat ditugaskan ke kantor dengan izin atau perintah atasan yang bersangkutan serta dibuktikan dengan surat resmi atau bukti lainnya: dan jika mengharuskan rapat/pertemuan di kantor, maka diberikan catatan cukup ketat, yakni rapat hanya diikuti pejabat dan staf terkait yang diperlukan, rapat dalam waktu yang minimal, menjaga jarak aman peserta rapat dan menyediakan ruang rapat yang bersih serta sesuai standar kesehatan," demikian penjelasan poin c dan d yang telah direvisi.

Setelah mengadakan rapat kordinasi, Kakanwil Kemenag Sulut Dr H Abd Rasyid MAg memerintahkan Kabag TU H Aswin Kyai Demak MPd.I untuk menyampaikan kepada seluruh pejabat, ASN dan karyawan/i Kementerian Agama di lingkungan Provinsi Sulawesi Utara untuk mematuhi dan melaksanakan kebijakan ini.

"Surat edaran ini merupakan perintah pimpinan (Menag-red) untuk bekerja dari rumah. Semua ini dilakukan dalam rangka mendukung seruan pemerintah melalui Bapak Presiden yakni bekerja, belajar dan beribadah dari rumah agar kita terhindar dari Covid 19," ujar Aswin.

Mantan Kakankemenag Mitra ini mengingatkan agar dalam pelaksanaan surat edaran ini untuk tetap memperhatikan skema layanan publik dengan tetap memegang prinsip phisical distancing atau menjaga jarak secara fisik.

"Selama pelaksanaan bekerja di rumah, saya minta semua unit kerja untuk terus melakukan koordinasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang sudah biasa digunakan pegawai," jelas Kyai Demak menjelaskan poin a dan b pada ketentuan huruf E angka 2.

Prinsipnya, semua yang akan kita lakukan ini adalah untuk mencegah penularan Covid-19 agar tak semakin meluas, karenanya seluruh pegawai diminta untuk memperhatikan hidup sehat untuk kesehatan semua.

"Laksanakan dengan sebaik-baiknya, inilah bentuk pencegahan dini atau upaya preventif serta bentuk tanggungj awab pimpinan, agar kita terbebas dari virus corona," tutup Aswin Kyai Demak. (ies)


Aplikasi