Kanwil Kemenag Sulut Aplikasi
Senin, 6 April 2020

Abdullah Diu Instruksikan Isi Surat Edaran Kemenag

24 March 2020


BOLMUT - Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Agama nomor 4 tahun 2020 tertanggal 24 Maret 2020 tentang perubahan Surat Edaran Menteri Agama nomor 3 tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada Kementerian Agama, Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mulai besok wajib bekerja di rumah.

Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenag Bolmut, Hi. Abdullah Diu, S.Ag, M.Pd melalui grup WhatsApp (WA) "Media Kemenag Bolmut" sore tadi, selasa (24/03/2020).

Sebelumnya, Plt Kakan Kemenag Bolmut telah menindaklanjuti Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) nomor: P-2342/Kw.23.1.3/KP.02.3/03/2020 yang didalamnya tertuang kebijakan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Mengenai edaran tersebut, ASN di lingkup Kantor Kemenag Bolmut telah diberlakukan sistem penjadwalan untuk bertugas di kantor  Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 23 sampai dengan 31 maret 2020.

Dengan dikeluarkannya Surat Edaran Menteri Agama terbaru, Kemenag telah mengubah kebijakan dari semula yang bekerja dari rumah tidak berlaku untuk semua, menjadi tanpa pengecualian.

Abdullah menjelaskan, Surat Edaran Menteri Agama yang dikeluarkan oleh Sekretaris Jendral Kemenag RI sore tadi dengan sendirinya meralat Surat Edaran yang dilayangkan oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulut. Namun demikian, dirinya tetap akan menunggu Surat Edaran oleh Kanwil Kemenag Sulut sebagai jalur koordinasi mereka.

"Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulut telah diralat dengan Surat Edaran yang dikeluarakan oleh Sekretaris Jenderal sore tadi, semua ASN wajib kerja dari rumah, harap menyesuaikan", terang Abdullah.

Abdullah menambahkan, meskipun seluruh ASN wajib kerja dari rumah, diharuskan agar tetap siap jika dibutuhkan oleh atasan apabila ada pekerjaan yang bersifat urgen dan mendesak, namun tetap memperhatikan protokol keselamatan.

Atas kebijakan itu, Abdullah berharap agar pelaksanaan Kerja dari Rumah, ASN tetap memperhatikan skema pelayanan publik serta mengaktifkan telepon genggam untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi. Juga diharuskan membuat pelaporan output kinerja sebagaimana edaran sebelumnya sebagai bahan laporan kinerja harian setiap ASN.

Demikian pula dengan Tim Siaga Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang telah dibentuk untuk tetap siaga bilamana ada hal yang perlu ditindaklanjuti. (Val)


Aplikasi