Kanwil Kemenag Sulut Aplikasi
Senin, 6 April 2020

Antisipasi Penyebaran Covid 19, Kemenag Minut Wajibkan Cuci Tangan Sebelum Masuk Kantor

24 March 2020


Minut --- Perkembangan kasus Coronavirus Disease (COVID-19) semakin memprihatinkan. Jika menggunakan data WHO tanggal 23 Maret 2020 kasus terkonfirmasi berjumlah 292.142 dengan angka kematian 12.784 tersebar di 183 Negara dan terus bertambah setiap harinya. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, di Indonesia ada 2.483 spesimen yang diterima, 1.904 dinyatakan negatif, 579 kasus positif terinfeksi, 49 kasus meninggal, 30 kasus sembuh dan 500 kasus dalam perawatan.

Sementara itu di Sulawesi Utara sendiri hingga Selasa (24/3/2020) jumlah pasien Corona yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr Kandou Manado sebanyak 14 orang.

“Satu orang adalah pasien yang terkonfirmasi,” jelas Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulawesi Utara dr. Steaven Dandel yang juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, Senin (23/3) malam.

Mencegah penyebaran covid 19, Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara melakukan penyemprotan Disinfectant Spray, yaitu cairan semprot multiguna yang mengandung eucalyptus globulus (minyak kayu putih) yang terkenal mempunyai daya pembunuh kuman.

Kakan Kemenag Minut Pendeta Anneke N Purukan mengatakan kami disini mengikuti Kanwil Kemenag Sulut melakukan penyemprotan disifectant sebagai bentuk pencegahan menyebarnya Covid 19.

"Ini menjawab anjuran pemerintah agar setiap kantor melakukan pencegahan dengan penyemprotan disifectant," jelas Purukan

Selain itu kami juga telah menyiapkan tempat cuci tangan untuk digunakan masyarakat dan ASN Kemenag yang akan memasuki kantor.

"Kami tetap melayani masyarakat dan standby di kantor dengan protokol kesehatan yang ketat," terangnya.

Para pegawai kami atur waktu kerjanya baik yang masuk kantor maupun yang bekerja dari rumah (work from home) sesuai dengan jadwal yang telah bagikan.

"ASN Kemenag Minut kami himbau untuk tetap menjaga kesehatan serta daya tahan tubuh serta menerapkan anjuran pemerintah tentang sosial distancing yaitu, menjaga jarak, menghindari keramaian, menerapkan etika saat sedang batuk dan flu serta tidak berbicara terlalu dekat dengan orang lain," tutup mantan Kasubbag KUB Kanwil Kemenag Sulut ini. (Eby).


Aplikasi