Kanwil Kemenag Sulut Aplikasi
Sabtu, 20 April 2019

Abdul Rasyid: Bekerjalah Dengan Penuh Amanah, Tidak Sekedar Sebagai Kewajiban

6 February 2019


MANADO---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Dr. H. Abdul Rasyid, M.Ag secara resmi membuka kegiatan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Tahunan yang diselenggarakan di Hotel Ibis Manado selama tiga hari, 6-8 Februari 2019. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Panitia Kegiatan Drs. Hartono Bawenti, MH dan Kasubbag Keuangan dan Perencanaan Tri Sartono, S.Ag, M.AP.

Dalam laporannya, Drs. Hartono Bawenti, MH selaku Ketua Paniti mengungkapkan bahwa peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 84 orang yang berasal dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara, Balai Diklat Keagamaan Manado, IAIN Manado, IAKN Manado, Kanwil Kemenag Sulut dan madrasah-madrasah. Mereka terdiri dari para operator SAI, SAIBA dan SIMAK BMN. 

"Adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain, untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan dan pemahaman menyusun Laporan Keuangan sehingga menghasilkan Laporan Keuangan yang berkualitas; mendorong perubahan paradigma dan etos kerja operator SAIBA dan SIMAK BMN yang profesional dan produktif serta memiliki kapabilitas problem solver terhadap setiap kendala dan masalah yang dihadapi dalam proses penyusunan Laporan Keuangan", ungkap Hartono.

Selanjutnya, kegiatan dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag Sulut Dr. H. Abdul Rasyid, M.Ag. Dalam arahannya, beliau mengharapkan agar kegiatan ini dapat menghasilkan out put berupa dokumen laporan keuangan yang berkualitas. Untuk menghasilkan kinerja yang berkualitas, Abdul Rasyid berharap kepada para operator untuk mengubah mindset  dari bekerja sebagai sekedar sebuah kewajiban kepada bekerja sebagai amanah. "Bekerjalah dengan penuh amanah, komitmen dan tanggung jawab, tidak sekedar sebagai kewajiban", tegasnya. 

Beliau menambahkan, memang masih ada kendala soal sumber daya manusia, tetapi itu terus diperhatikan dan ditingkatkan, termasuk melalui kegiatan ini. Beliau juga memotivasi para peserta dengan prestasi Kanwil Kemenag Sulut dengan predikat sebagai instansi pengelola anggaran terbaik ketiga dari Dirjen Perbendaharaan Kanwil Sulut dan opini WTP yang diraih Kementerian Agama RI pada tahun 2018 dan beliau menegaskan bahwa tahun 2019 ini WTP harus tetap dipertahankan dan penilaian dari DJP Kanwil Sulut harus menjadi nomor satu. 

Di akhir arahannya, beliau mengingatkan kembali tentang hasil Rakernas Kementerian Agama RI yang menetapkan tahun 2019 sebagai tahun moderasi beragama, tahun kebersamaan umat dan tahun integrasi data. Terkait moderasi beragama dan jaga kebersamaan umat, beliau mengharapkan agar semua ASN Kementerian Agama tetap menjaga netralitasnya di tahun politik ini serta tetap memegang teguh prinsip 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama yakni, Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab dan Keteladanan. (hm)

 


Aplikasi