Kanwil Kemenag Sulut Aplikasi
Selasa, 18 Desember 2018

Ketua Komisi VIII Ali Taher: Insya Allah Pengembangan Asrama Haji Diperjuangkan Hingga Embarkasi

5 October 2018


Manado -- Komisi VIII DPR RI yang dipimpin Ketua Dr. Ali Taher, SH, M.Hum dan Wakil Ketua Dr. H. Ace Hasan Syadzilly, M.Si beserta sembilan anggota Panja mengunjungi Kanwil Kemenag Sulut Kamis, (04/10).

Kedatangan Komisi VIII DPR RI di Provinsi Sulawesi Utara (Kanwil-red) disambut langsung Kakanwil Kemenag Sulut Dr. H. Abdul Rasyid, M.Ag dan Asisten I Pemerintah Provinsi Drs. Edison Humiang, M.Si sejak dari bandara hingga tiba di kantor wilayah.

Kakanwil Kemenag Sulut Dr. H. Abdul Rasyid, M.Ag dalam laporannya kepada komisi VIII menyampaikan perkembangan penggunaan dan realisasi anggaran yang berasal dari Surat Berharga Syari'ah Negara (SBSN) khususnya di kantor wilayah.

"SBSN yang ada di kantor wilayah untuk pembangunan revitalisasi Asrama Haji Tuminting, pembangunan balai nikah dan manasik haji di Boltim dan Sangihe serta Madrasah, sejak tahun anggaran 2016 hingga 2018," ujar Kakanwil.

Orang nomor satu di jajaran Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara itu menjelaskan kesulitan yang dihadapi terkait regulasi dalam pembangunan gedung manasik haji dan balai nikah.

"Kami kesulitan mendapatkan kantor KUA yang representatif sesuai regulasi (terkait luas tanah-red) yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan dana SBSN di Bimas Islam," terang Rasyid.

Terkait asrama haji, Mantan Karo IAIN ini menguraikan bahwa revitalisasi pembangunan asrama haji telah selesai namun masih terdapat beberapa kekurangan yang masih diperjuangkan.

"Kami menginginkan pembangunan asrama haji ini berkelanjutan karena visi kami ke depan Sulawesi Utara bisa dijadikan embarkasi sendiri, paling tidak embarkasi antara," ungkap suami Hj. Irma Hunta tersebut.

Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher menjawab semua masukan tersebut dengan menyampaikan bahwa pihaknya bisa membantu merealisasikan semua kebutuhan tersebut.

"Insya Allah kekurangan dan kebutuhan pengembangan asrama haji bisa dilakukan karena memang masih memungkinkan untuk itu," jelas Ali Taher.

"Tujuan kami ke sini adalah untuk memastikan penggunaan dana SBSN yang ada di Kementerian Agama khususnya di Provinsi Sulawesi Utara," kunci Taher.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Karo IAIN Manado Drs. H. Suleman, M.Pd dan seluruh pejabat eselon III di lingkungan Kanwil Kemenag Sulut. (ies).


Aplikasi