Kanwil Kemenag Sulut Aplikasi
Minggu, 22 Juli 2018

Pertama Kali Seleksi Calon Petugas Haji Tingkat Provinsi Sulut Menggunakan Sistem CAT

12 April 2018


Manado - Tepat pukul 10.00 wita dimulai tes seleksi calon petugas haji tingkat Prov. Sulut tahun 1439H/2018 yang dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Sulut (12/4).

Tahun ini berbeda dengan sebelumnya, dimana seleksi calon petugas haji menggunakan sistem  Computer Assisted Test   (CAT) dimana peserta menggunakan smartphone android yang langsung terhubung sistem aplikasi ujian di pusat.

Kakanwil Kemenag Sulut yang diwakili oleh Hj Pastita H Kartiman membuka secara resmi seleksi calon petugas haji tingkat Prov. Sulut, selanjutnya membacakan arahan dari Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag RI,  yakni  seluruh calon peserta mendapat kesempatan yang sama untuk menjadi petugas haji melalui persaingan yang sehat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kemudian, kepada peserta yang diingatkan lolos dalam seleksi, kami harapkan segera mempersiapkan diri karena masih ada proses selanjutnya yang akan menentukan keputusan akhir sebagai petugas yang diamanahkan.

Selanjutnya Hj Pastati H Karitman mengatakan tahun ini adalah tahun pertama dilaksanakan tes rekruitmen melalui sistem CAT.

"Dalam rangka memperoleh petugas haji yang memiliki kompetensin dan integritas yang baik, perlu dilakukan rekruitmen calon petugas haji TPHI, TPIHI dan PPIH Arab Saudi melalui seleksi administrasi, seleksi kompetensi dan praktek dengan sistem Computer Assisted Test (CAT)" ujar Kartiman.

Hj Pastita H Kartiman yang juga Kabag TU Kanwil Kemenag Sulut menyebutkan sistem tersebut merupakan inovasi dari pelaksanaan seleksi, dan dilakukan dalam upaya menciptakan standarisasi seleksi dan mewujudkan sistem yang transparan, objektif dan akuntabel.

Hadir pada kegiatan ini pengawas dari Dirjen PHU Kemenag RI, Kabid PHU Kanwil Kemenag Sulut H Abdul Aziz Tegela.

Peserta calon petugas haji yang mengikuti ujian berjumlah 18 orang, yang telah mengikuti seleksi administrasi, dan tes kompetensi tingkat kab/kota yang terdiri dari 6 orang TPHI, 6 orang TPIHI, PPIH layanan umum 3 orang dan pengolah data siskohat 3 orang.

Setelah sesi tes menggunakan sistem CAT calon petugas haji selanjutnya mengikuti sesi wawancara. (hkm)


Aplikasi