Website Kanwil Kemenag Provinsi Sulut
Cinque Terre

Kakanwil: Empat Pilar Negara Sudah Final dan Telah Selesai

12 February 2018


Manado -- Tugas Kementerian Agama adalah memberi bimbingan dan pelayanan kepada seluruh umat beragama dan bukan menyalah-nyalakan pemeluk agama. Demikian penegasan Kakanwil Kemenag Sulut Dr H Abdul Rasyid MA saat memberi materi pada kegiatan Pelatihan Pemeliharaan dan Peningkatan Kemampuan (Harkatpuan) Di Bidang Komunikasi Efektif yang diselenggarakan Binmas Polda Sulut. Senin. (12/02).

Mantan Karo IAIN Gorontalo ini menerangkan bahwa setiap daerah memiliki potensi untuk rukun dan berkonflik, namun semua itu dapat kita atasi bersama jika seluruh komponen masyarakat, Stakeholder dan tokoh agama dapat bersatu merawat kebinekaan ini.

"Agama sangatlah kaya dengan pesan kedamaian," ucap Kakanwil.

Profil Sulawesi Utara yang penduduknya 62.60% Kristen Protestan mampu membuktikan bahwa perbedaan itu tidak harus dipertentangkan.

"Sulut melalui Kota Manado berhasil meraih prestasi pertama sebagai daerah paling toleransi di Indonesia," ungkap Abdul Rasyid.

Orang nomor satu di Jajaran Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara ini melanjutkan, dengan kondisi itu dapat dikatakan saudara-saudara kita umat kristiani mampu menjadi pelindung bagi umat beragama lain.

"Predikat Kota paling Toleran itu diperoleh karena pemimpin umat, pemerintah daerah dan tokoh agama, aparat keamanan bersama masyarakat bisa menjaga semangat kebersamaan dan menjadi pelindung bagi yang lain," tegas Rasyid dihadapan 300san anggota Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Suami Irma Hunta SAg ini menjelaskan dua arus besar pemikiran yang ingin mengganti idiologi negara dan yang lain menginginkan agar negara tak perlu hadir dalam mengatur kehidupan pemeluk agama.

"Empat pilar negara: Pancaila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI sudah final dan harga mati," kunci bapak dari tiga orang anak itu. (ies).