Manado (Kemenag Sulut) — Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia,…" />
Kamis, 04 Desember. 2,101 x dibaca
Manado (Kemenag Sulut) — Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, H. Puji Raharjo, secara resmi membuka Pelaksanaan Seleksi Tahap I Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan berlangsung di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (4/12/2025).
Pembukaan seleksi tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulut, H. Ulyas Taha, serta Plt. Kakanwil Kemenhaj Sulut, H. Wahyuddin Ukoli. Acara diawali dengan laporan resmi dari Plt. Kakanwil Kemenhaj dan dilanjutkan dengan sambutan selamat datang dari Kakanwil Kemenag Sulut kepada Dirjen Bina Haji dan Umrah serta seluruh peserta seleksi.
Dalam arahannya, Dirjen Puji Raharjo menegaskan pentingnya integritas, kompetensi, dan kesiapan mental para calon petugas haji. Ia mengingatkan bahwa PPIH memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah selama proses penyelenggaraan ibadah haji di Tanah Suci.
“Petugas haji bukan hanya bekerja, tetapi mengabdi. Kualitas pelayanan kepada jemaah sangat ditentukan oleh kualitas para petugas yang kita seleksi hari ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sulut, H. Ulyas Taha, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dirjen Bina Haji dan Umrah untuk memberikan pembinaan langsung. Ia berharap seleksi ini menghasilkan petugas terbaik dari Sulawesi Utara yang siap mengemban amanah besar dalam melayani tamu-tamu Allah.
Plt. Kakanwil Kemenhaj Sulut, H. Wahyuddin Ukoli, dalam laporannya menyebutkan bahwa sebanyak 30 peserta mengikuti seleksi tahap pertama ini, terdiri dari calon petugas PPIH Arab Saudi maupun PPIH Kloter dari kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.
Kegiatan seleksi tahap pertama ini meliputi ujian kompetensi, wawancara, dan penilaian aspek-aspek pendukung lainnya. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya sesuai ketentuan Kementerian Haji dan Umrah.
Dengan dibukanya kegiatan secara resmi, proses seleksi diharapkan berjalan profesional, objektif, dan menghasilkan petugas haji yang berkualitas serta siap memberikan pelayanan terbaik pada musim haji 1447 H/2026 M. (her)
Humas