Manado (Kanwil Kemenag) --- Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi…" />
Rabu, 10 September. 63 x dibaca
Manado (Kanwil Kemenag) --- Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (9/9/2025), saat Dharma Wanita Persatuan (DWP) bersama Majelis Taklim Al-Amanah menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan sederhana namun khidmat ini bukan hanya menjadi momen ritual keagamaan, melainkan juga ruang kebersamaan yang menghadirkan rasa syukur sekaligus memperkuat ikatan silaturahmi di lingkungan keluarga besar Kanwil Kemenag Sulut.
Ketua DWP, Ny. Rosna Rumalang, dalam sambutannya mengungkapkan rasa haru dan bahagia atas terselenggaranya acara ini. “Peringatan Maulid ini menjadi wadah bukan hanya untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menumbuhkan kembali kecintaan kita kepada beliau. Semoga melalui kegiatan ini silaturahmi antar keluarga besar Kemenag semakin erat,” ucapnya penuh hangat.
Acara semakin bermakna dengan hadirnya tausiyah dari Ustadzah Sida Bachmid. Dengan suara lembut namun penuh ketegasan, ia mengingatkan hadirin akan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW. “Nabi Muhammad adalah teladan terbaik dalam hal ketakwaan, kejujuran, dan kasih sayang. Jika kita benar-benar ingin meneladani beliau, maka mulailah dari membiasakan diri jujur dan menjaga hati kita tetap bersih,” pesan Ustadzah Sida yang disambut anggukan penuh hikmat dari jamaah.
Tak hanya tausiyah, lantunan syair qasidah dari Majelis Taklim Uswatun Hasanah, Perum. Korpri, Kecamatan Talawaan, Minahasa Utara, menambah semarak suasana. Irama shalawat yang mereka bawakan mengalun merdu, membawa hadirin larut dalam rasa cinta kepada Rasulullah.
Puncak acara ditutup dengan pembacaan shalawat Nabi bersama, menghadirkan suasana penuh kekhusyukan. Doa dan lantunan shalawat itu menjadi penegas bahwa peringatan Maulid bukan sekadar seremonial, tetapi momentum spiritual untuk meneguhkan kembali nilai-nilai Islam yang penuh rahmat dan kedamaian.
Acara pun berakhir dengan senyum kebersamaan, seakan cahaya Maulid benar-benar hadir menyinari hati para jamaah yang hadir di aula hari itu. (her)
Humas