Selasa, 09 September. 54 x dibaca
MITRA (Kemenag) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Tenggara, H. Irwan Musa, SE., M.Si., menegaskan bahwa dunia pendidikan tidak akan bisa maju tanpa adanya perhatian serius terhadap kesejahteraan guru. Hal tersebut disampaikan saat memberikan pembinaan dalam kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGPM) Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 2 Pusomaen, Selasa (9/9/2025).
Dalam arahannya, Kakan Kemenag Mitra menekankan bahwa pejabat pemerintah memiliki peran penting sebagai penyambung lidah bagi bawahannya. “Sudah menjadi pekerjaan saya untuk mendengar keluhan para pegawai. Problem dan masalah jangan hanya didiamkan, dan jangan merasa sungkan untuk menyampaikan permasalahan dalam pekerjaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, H. Irwan Musa mengingatkan bahwa pekerjaan tidak boleh berhenti hanya pada tataran wacana. “Tidak boleh hanya lips service dalam bekerja. Semua harus dibarengi dengan kinerja nyata di lapangan,” tegasnya.
Beliau juga menyampaikan harapan agar para pendidik semakin profesional dalam menjalankan tugas, yang sejalan dengan meningkatnya kesejahteraan. Menurutnya, kesejahteraan guru adalah salah satu faktor penentu peningkatan mutu pendidikan. “Mudah-mudahan para pendidik semakin profesional, didukung dengan tingkat kesejahteraan yang semakin baik. Dengan itu, kualitas pendidikan agama akan semakin kuat dan mampu melahirkan generasi berakhlak mulia,” tambahnya.
Kegiatan KKG dan MGMP PAI di SMP Negeri 2 Pusomaen ini diikuti oleh seluruh guru agama Islam se-Kabupaten Minahasa Tenggara serta dihadiri pejabat struktural Kemenag Mitra dan para pengawas pendidikan. Forum tersebut menjadi ruang strategis dalam memperkuat komunikasi, sinergi, serta komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di Minahasa Tenggara.
Humas