Bitung (Kemenag) --- Suasana penuh semangat menyelimuti ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Provinsi Sulawesi Utara…" />
Siswa MIN I Bitung Wakili Kota Bitung di Olimpiade Bahasa Arab Sulut

Sabtu, 23 Agustus 2025. 171 x dibaca

Bitung (Kemenag) --- Suasana penuh semangat menyelimuti ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) Bolaang Mongondow, Sabtu (23/8/2025). Kegiatan diselenggarakan Forum MGMP Bahasa Arab dan dibuka oleh Kepala Kemenag Bolmong, H. Shabri Makmur Bora, S.Ag, M.Pd.

Tahun ini, MIN 1 Bitung turut berbangga karena salah satu siswanya, Din Muhammad Rafaat, dipercaya mewakili Kota Bitung untuk bersaing dengan para peserta terbaik dari seluruh daerah di Sulut.

Kepala MIN 1 Bitung, Hj. Normawati Sunusi, S.Ag., M.Pd.I, hadir langsung memberikan dukungan penuh kepada Din. Ia tak sendirian, hadir pula guru pembimbing Bahasa Arab, Nurul Yaqin, S.Pd.I, serta wali kelas 6E, Rukia Nurdin, S.Pd.I yang dengan tulus mendampingi sang peserta. Dukungan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara madrasah, guru, dan orang tua dalam membentuk generasi berprestasi.

“Keikutsertaan Din di OBA ini bukan hanya kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga bukti bahwa anak-anak kita mampu bersaing di tingkat provinsi. Semoga ini menjadi awal lahirnya generasi emas dari MIN 1 Bitung,” ungkap Kepala Madrasah dengan penuh harap.

Wajah Din tampak bersemangat meski harus bersaing dengan siswa-siswa terbaik dari berbagai daerah. Sang guru pembimbing, Nurul Yaqin, menambahkan bahwa persiapan yang dilakukan tidak hanya berupa latihan soal, tetapi juga pembinaan mental agar siswa percaya diri menghadapi lomba.

Partisipasi MIN 1 Bitung di ajang bergengsi ini menjadi langkah awal untuk membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak siswa berprestasi di bidang Bahasa Arab. Semua pihak berharap Din bisa membawa pulang piala kejuaraan, sekaligus menginspirasi teman-temannya agar berani bermimpi dan berprestasi.

Dengan semangat kebersamaan, keikutsertaan ini diharapkan bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi tentang bagaimana madrasah menanamkan nilai perjuangan, kerja keras, dan cinta terhadap ilmu. (jum)

Humas

Kontributor: Jumriaty Ngiu || Editor: Herry Mety

 

 


Baca Juga
Array