Jumat, 18 April 2025. 27 x dibaca
Bolmong (Kemenag) --- Suasana religius menyelimuti Masjid Nurul Yaqin, Desa Ibolian, Kecamatan Dumoga Tengah, saat ratusan calon jemaah haji berkumpul untuk mengikuti kegiatan manasik haji tingkat kecamatan yang digelar pada Kamis, 17 April 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para jemaah dalam mempersiapkan diri secara matang sebelum melaksanakan ibadah haji ke tanah suci.
Hadir sebagai pemateri, Kifli Lamusa, S.HI., MH., yang dikenal sebagai narasumber berpengalaman di bidang manasik haji dan umrah, menyampaikan materi penting seputar Skema Murur dan Tanazul—dua hal krusial yang berkaitan dengan strategi perjalanan jemaah saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Dalam paparannya, Kifli menjelaskan secara detail bagaimana skema murur dapat menjadi solusi efektif bagi jemaah lanjut usia maupun yang memiliki keterbatasan fisik. Sementara skema tanazul dikupas dari sisi teknis dan regulasi yang berlaku dalam pelaksanaannya.
“Memahami strategi pergerakan jemaah saat puncak haji sangat penting agar ibadah berjalan lancar dan tetap sesuai syariat. Skema murur dan tanazul bukan hanya opsi, tapi bagian dari kemudahan yang telah difasilitasi pemerintah,” ungkap Kifli.
Menariknya, kegiatan ini juga diselingi dengan praktik pemakaian kain ihram khusus bagi jemaah laki-laki. Dengan penuh antusias, para peserta mengikuti arahan langsung dari pemateri dalam mengenakan dua helai kain ihram dengan benar sesuai tuntunan syariat.
Suasana manasik semakin hidup saat para jemaah saling membantu dalam proses pemakaian ihram, menciptakan nuansa kebersamaan dan semangat gotong royong yang kental.
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah jemaah haji asal Kecamatan Dumoga Tengah, yang pada musim haji 2025 akan berangkat menunaikan rukun Islam kelima. Para peserta menyambut hangat kegiatan ini dan berharap manasik seperti ini terus dilakukan secara intensif hingga hari keberangkatan tiba.
"Kami sangat terbantu dengan adanya manasik ini. Penjelasan dan praktiknya sangat jelas, apalagi pemakaian kain ihram yang selama ini kami hanya lihat di video, sekarang bisa langsung dipraktikkan,” ujar salah satu peserta dengan penuh semangat.
Dengan digelarnya manasik tingkat kecamatan ini, diharapkan para calon jemaah haji lebih siap secara mental, fisik, dan spiritual dalam menjalani seluruh rangkaian ibadah haji. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Kementerian Agama dan masyarakat dalam membimbing jemaah menuju haji yang mabrur.
Humas
Kontributor: Moh. Ariyo Mokoginta | Editor: Ainun Bosra