Kanwil Sulut - Kemenag : "Terima kasih Bidang Bimas Islam, yang telah menjembatani melegalkan organisasi yang terdiri…" />
Senin, 21 Oktober 2024. 20 x dibaca
Kanwil Sulut - Kemenag : "Terima kasih Bidang Bimas Islam, yang telah menjembatani melegalkan organisasi yang terdiri dari penyuluh agama dari berbagai agama", demikian ungkapan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulut saat memberikan sambutan saat pelantikan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) masa Bhakti 2023-2027 yang dirangkaikan denga Rapat kerja Wilayah IPARI, Senin (21/10).
Bersama seluruh pejabat administrator di Kantor Wilayah, Kakanwil mengucapkan selamat dan sukses atas pengukuhan IPARI dan pada kesempatan yang sama akan merumuskan berbagai program yang menunjang kinerjanya.
"Dengan pelantikan ini, otomatis sudah ada payung hukum yang kuat menaungi para penyuluh, ini sangat penting karena dari sejarahnya penyuluh sudah sangat berperan aktif dalam membangun umat, Bapak/Ibu adalah ruh dari Kementerian Agama yang dalam bekerja berhadapan langsung dengan masyarakat dan umat," tegas mantan Kakanwil Kemang Sulteng ini.
Kakanwil kembali mengingatkan bahwa dahulu jabatan penyuluh masih berbentuk inpeksi jawatan yang tugas pokoknya memberi suluhan agama yang bermacam-macam, kehadirannya kurang dibutuhkan. Kemudian dalam perjalanannya akhirnya penyuluh semakin hari semakin banyak jumlahnya, bahkan setiap agama memiliki penyuluh masing-masing. Sehingga di tahun 2016 di Kementerian Agama mulai menghargai kinerja penyuluh bahkan menambah jumlah penyuluh.
Untuk agama Islam sendiri pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama menyiapkan minimal 8 orang penyuluh di setiap KUA, dan untuk agama lain disesuaikan dengan rasio jumlah penduduk.
Ditambahkan, saat ini kesejahteraan Penyuluh melalui dukungan insentif belum memadai, Kakanwil berharap kedepan negara dapat memperhitungkan hasil jerih payah mereka.
Untuk itu Bidang Bimas Islam, Bidang Kristen, Katatolik, Hindu Budha, agar jangan berhenti mensupport penyuluh, karena kalau mereka bekerja baik maka tugas kita setwngahnya sudah terselesaikan.
Setelah membuka secara resmi Raker IPARi ditandai dengan penyerahan pataka, Kakanwil berharap penyuluh senantiasa berusaha hadir ditengah masyarakat dan semangat mentransfer ilmu pengetahuan agama untuk mencapai kesalehan umat.
Dengan legalitas SK yang dimiliki sebagai penghargaan atas profesinya, Kakanwil ingin pandangan masyarakat tentang penyuluh akan tetap baik, dan dirinya akan mendorong apa yang menjadi ide gagasan dalam Raker IPARI hingga dapat dirumuskan sebagai sebuah rumusan nasional.
"Semoga dengan dilantiknya Presiden dan Wapres juga Menag dan Wamenag, nasib penyuluh akan lebih baik lagi melalui dukungan pemerintah", pungkasnya.(N2)
Humas