BOLMONG (Kemenag Mitra) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Tenggara, H. Muh Thaib Mokobombang, S.Ag.,…" />
Jumat, 07 Juni 2024. 18 x dibaca
BOLMONG (Kemenag Mitra) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Tenggara, H. Muh Thaib Mokobombang, S.Ag., M.H., yang juga menjabat sebagai Plh. Kakan Kemenag Boltim menghadiri kegiatan Rukyatul Hilal di Pelabuhan Labuhan Uki, Kecamatan Lolak, pada hari Jumat, 7 Juni 2024, pukul 16.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara.
Rukyat hilal bulan Zulhijah adalah kegiatan pengamatan bulan sabit muda (hilal) yang dilakukan untuk menentukan awal bulan Zulhijah dalam kalender Islam. Bulan Zulhijah adalah bulan ke-12 dalam kalender Hijriah dan sangat penting bagi umat Islam karena di dalamnya terdapat ibadah haji dan Hari Raya Idul Adha.
Rukyatul Hilal turut dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Sulut, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd., Ketua Pengadilan Agama Lolak Madjibran Tjebbang, Kadis Pendidikan Farida Mooduto, Kakan Kemenag Kabupaten/Kota, dan para tokoh agama serta masyarakat. Dalam sambutannya, Kakanwil Sarbin Sehe menyampaikan bahwa kegiatan Rukyatul Hilal ini sangat penting dan bentuk upaya mengetahui kapan penentuan bulan Zulhijah akan dimulai.
"Melalui kegiatan ini, kita bisa mengetahui dengan jelas dan pasti, ini juga sebagai bentuk ikhtiar kita dalam menentukan hari-hari besar dalam Agama," ujar Sarbin Sehe. Kegiatan Rukyatul Hilal ini dilaksanakan dengan menggunakan metode hisab dan pengamatan langsung hilal di langit. Diketahui bahwa Labuhan Uki menjadi salah satu dari 114 titik rukyat hilal Kementerian Agama yang tersebar di seluruh wilayah Republik Indonesia.
Namun, dari hasil pengamatan yang dilakukan, pihak Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara menyatakan bahwa hilal tidak terlihat dikarenakan cuaca yang kurang mendukung. "Kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk melihat hilal, namun karena cuaca yang kurang bersahabat, kami tidak melihatnya," ungkap Kakanwil, H. Sarbin Sehe usai memantau langsung terbenamnya matahari.
Ia menjelaskan, Meskipun hilal tidak terlihat, pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama Pusat untuk memastikan penetapan awal bulan Zulhijah 1445 Hijriah. Keputusan final akan diumumkan oleh Kementerian Agama Pusat sesuai dengan hasil hisab dan rukyat di seluruh Indonesia.
Humas
Kontributor: Fahri Indra | Editor: Ainun Bosra