Wakili Kakan Kemenag, Zulkifli Buka Acara Bimbingan Perkawinan Terpadu

Kamis, 30 Mei 2024. 17 x dibaca

BOLSEL (Kemenag)—Mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kepala Seksi Bimas Islam H. Zulkfli Latoale membuka acara Bimbingan Perkawinan Terpadu bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bolaang Uki, Desa Molibagu, kamis (30/05).

Berbeda dengan Bimbingan Perkawinan yang sebelumnya dilaksanakan oleh setiap Kepala KUA setempat, kali ini Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin dilaksanakan oleh Pusat Pelayanan Perkawinan Terpadu (P3T) Kabupaten Bolsel.

Acara dihadiri oleh Perwakilan Puskesmas Molibagu dr. Canda Abdullah, Peyuluh KB Ibu Marlija Lamasese dan Kepala KUA Kec. Bolaang Uki Djuman Karenge yang merupakan Nara Sumber pada Bimbingan ini serta 10 Pasang Calon Pengantin.

Dalam sambutanya membuka acara, Zulkifli mengatakan bahwa  terbentuknya P3T ini merupakan hasil kesepakatan dari tiga instasi, yaitu Kemenag, Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), dan di launching pada tanggal 07 Mei 2024 oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sulut.

“Pembentukan P3T ini juga butuh proses yang lumayan Panjang, berawal dari studi tiru saya ke PUSPAGA yang ada di Kotamobagu, koordinasi dengan Dinas terkait, dan Alhamulillah membuahkan hasil yang baik, dan semoga dengan adanya P3T ini dapat memberikan pencerahan yang menyeluruh baik dari segi Kesehatan dan Keagamaannya,” ujar Kasi Bimas.

Latoale juga menambahkan bahwa faktor utama terbentuknya P3T ini dikarenakan tingginya angka perceraian yang ada di Bolsel serta mengurangi angka Stunting yang menjadi isu Nasional, “ angka perceraian di Bolsel memang cukup tinggi, untuk itu kami sebagai pemerintah mengupayakan agar hal ini bisa berkurang  dengan terbentuknya P3T dengan harapan konsep Keluarga Sakina, Mawaddah, Warahmah bisa tercapai dengan adanya Bimbingan Perkawinan Terpadu ini,” Ungkap Zulkifli.

Kepada Calon Pengantin yang mengikuti Bimbingan, Kasi Bimas berharap dapat mengikuti dengan baik acara ini sampai dengan selesai sehingga bisa mendapatkan sertifikat yang ditandatangani oleh tiga instansi.

Turut hadir pada acara ini Penyuluh Agama Islam serta Pemerintah Desa yang mendampingi Calon Pengantin serta dilanjutkan dengan pemberian materi oleh para Narasumber. (Et)

 

Humas


Baca Juga
Array