Info Kanwil: Puasa dan Semangat Moderasi Beragama

Senin, 11 Maret 2024. 23 x dibaca

Manado (Kanwil Kemenag) -- Ibadah puasa dalam semangat Moderasi Beragama adalah cerminan dari toleransi dari pelaku ibadah puasa. Orang yang sedang menjalankan ibadah puasa, kata Kakanwil Kemenag Sulut, tidak mudah tersinggung saat berhadapn dengan saudara yang sedang makan minum, baik saudara seagama atau bukan seagama.

Demikian disampaikan H. Sarbin Sehe, Kakanwil Kemenag Sulut kepada jamaah Masjid Ahmad Yani, Senin (11/3/2024).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa semangat yang sama juga diharapkan bagi mereka yang tidak berpuasa karena alasan syar’i atau karena berbeda agama dan keyakinan.

"Sebaiknya sama-sama saling menguatkan dengan tidak makan dan minum di hadapan mereka yang berpuasa," ujarnya Kakanwil.

"Perilaku seperti ini adalah cerminan dari praktek Moderasi Beragama. Jika karena kondisi satu dan lain hal maka yang tidak berpuasa boleh menikmati makan, sedangkan mereka yang berpuasa menjalankan ibadah puasa dengan baik. Allah SWT menyediakan balasan sesuai kaulitas ibadah bagi setiap hamba-Nya," tambahnya.

Semangat Moderasi Beragama bukan hanya tentang menjalankan ibadah secara mekanis, tetapi juga tentang memahami dan menghormati perbedaan, serta menjaga keharmonisan dalam masyarakat. Dengan demikian, ibadah puasa menjadi lebih dari sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat hubungan dengan sesama manusia dan menciptakan kedamaian dalam keberagaman.

Tampak hadir mendampingi dalam pelaksanaan safari Ramadan tersebut, Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Sulut, H. Rikson Hasanati.

Humas


Baca Juga
Array