Rabu, 12 Juli 2023. 24 x dibaca
Kemenag (Kotamobagu) - Kurikulum Merdeka menjadi fokus utama dalam kegiatan KKG (Kelompok Kerja Guru) Bimbingan Teknis yang diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. MIN 1 Bolaang Mongondow Timur menjadi tuan rumah acara ini, yang diikuti oleh berbagai sekolah, termasuk MIS Baitul Makmur dan MI Cendekia Muhammadiyah.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Koordinator Pengawas Madrasah Bolaang Mongondow Timur, Neni Muslim Mamonto, dan Pengawas Madrasah, Halisa Mokoagow. Arkam Lahiya, Kepala MIS Baitul Makmur Kotamobagu, juga memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, Arkam mengungkapkan bahwa KKG ini merupakan salah satu program yang tercantum dalam Realisasi Program Anggaran Madrasah. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada guru-guru mengenai implementasi Kurikulum Merdeka.
Tuan rumah, Nurman Asiari, Kamad MIN 1 Bolaang Mongondow Timur, berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para guru peserta. Kegiatan KKG ini melibatkan 46 guru dari berbagai sekolah. Salah satu aspek yang menjadi fokus dalam bimbingan teknis ini adalah pembuatan administrasi, mulai dari CP (Capaian Pembelajaran), TP (Tahap Perencanaan), ATP (Analisis Tahap Perencanaan), hingga Modul Ajar.
Kegiatan bimbingan teknis ini akan berlangsung selama dua hari, dimulai dari hari Selasa (11/07) hingga Rabu, 12 Juli 2023. Pemateri dalam kegiatan ini adalah Lusyane Mamengkom, M.Pd, yang akan membahas beberapa hal yang perlu dianalisis dalam implementasi Kurikulum Merdeka, antara lain kondisi tentang alam, karakteristik masyarakat, dan kemitraan.
Selama sesi bimbingan teknis, para peserta akan diajarkan berbagai teknik pengumpulan data, seperti wawancara, kuisioner, observasi, diskusi, dan rapor pendidikan. Hal ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang akurat dan komprehensif dalam rangka melaksanakan Kurikulum Merdeka dengan efektif.
Dengan adanya kegiatan KKG Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka ini, diharapkan guru-guru peserta dapat mengembangkan pemahaman dan keterampilan dalam melaksanakan kurikulum yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Dengan merdeka belajar, diharapkan para siswa akan semakin aktif, kreatif, dan memiliki kemampuan untuk mengatur pembelajaran mereka sendiri. (ind)