Konsolidasi Pemantapan Petugas Haji, Kakanwil Sampaikan 4 Hal Penting

Selasa, 23 Mei 2023. 35 x dibaca

Kanwil Sulut - Kemenag : Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (23/05) melaksanakan Kegiatan Konsolidasi Pemantapan Petugas PPIH Kloter, PPIH Arab Saudi, PHD dan Pembimbing KBIHU Provinsi Sulawesi Utara Tahun 144H/2023 dengan tema Membangun Komitmen Profesionalisme Petugas Menuju Haji Berkeadilan dan Ramah Lansia yang dilaksanakan di Asrama Haji Tuminting Manado.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara H. Sarbin Sehe hadir memberikan sambutan dan arahan didampingi Kabid PHU diwakili H. Wahyudin Ukoli, Kepala Kejaksaan Tinggi Prov. Sulut H. Andi Muhammad Taufiq dan Anggota DPRD Prov. Sulut H. Amir Liputo yang juga sebagai TPHD.

Ada empat hal penting yang disampaikan Kakanwil untuk para petugas, yaitu yang pertama : Seluruh petugas berkomitmen untuk bertugas mulai dari Asrama Haji, bukan nanti ditanah suci. Karena sebelum menuju Embarkasi, para jamaah haji akan menginap semalam di asrama haji transit Tuminting.

Kedua, bagi petugas tenaga kesehatan, dimohon untuk senantiasa mendampingi jamaah, mengingat tahun ini berbeda dengan tahun lalu, kali ini ada sekira 30 % Jamaah Lanjut Usia yang perlu penanganan termasuk Jamaah Resiko tinggi.

Pada saat pemberangkatan nanti asrama haji transit Tuminting belum memiliki fasilitas khusus seperti klinik, dan apabila ada penanganan gawat darurat difase pemberangkatan, Kakanwil berharap kerjasama yang baik untuk pelayanan maksimal kepada Jamaah.

"Kami akan berupaya agar bisa menyiapkan ruang khusus untuk penanganan kesehatan tentu dengan dukungan dan fasilitas Dinas Kesehatan Provinsi Sulut", ujar Kakanwil.

Hal ini direspon baik oleh Dinas Kesehatan Provinsi Hj. Tikla Makalalag sebagai koordinator petugas haji.

"Kami sudah berkomitmen untuk melayani seluruh jamaah haji, untuk itu pada hari pemberangkatan kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberi pelayanan kesehatan oleh dokter petugas ataupun dokter lokal hingga perawat", ucap Tikla yang juga sempat menjadi petugas haji tahun 2022. Harapannya Jamaah Haji Sehat dan kuat melaksanakan Ibadah Haji.

Sementara Poin Ketiga dari penyampaian Kakanwil adalah : mengingatkan agar pengalaman tahun 2022 jangan sampai terjadi lagi, dimana jamaah Indonesia ada yang mengeluh belum mendapat makanan.

Hal ini menjadi bagian dari tugas kita, untuk itu kita akan membahas khusus mengenai hal ini dengan ketua kloter/ketua regu/ketua rombongan, bagaimana cara distribusi makanan khusus di Makkah dan Madinah, 
"Makanan harus tepat waktu sampai ke jamaah", tambahnya.

Poin terakhir : Petugas diminta untuk menyapa jamaah dari kamar ke kamar, lantai ke lantai, untuk mengetahui keadaan mereka. Jangan menunggu nanti ada keluhan baru mendekati jamaah. Petugas harus lebih aktif, agar para Jamaah merasa di perhatikan dan merasa nyaman.

"Terpenting  yang perlu diingat adalah lepaskan dan tunda ibadah,  Jamaah dulu yang di layani, karena kita berangkat dan dapat menginjak tanah suci adalah sebagai pelayan mereka", tutupnya.

Penulis : Trenny WM

Editor Ainun Bosra


Baca Juga
Array