Sabtu, 01 April 2023. 17 x dibaca
MITRA (Kanwil Kemenag Sulut) -- Sudah 10 hari umat Islam menjalankan ibadah puasa, terasa begitu cepat, tidak terasa sudah 10 hari. Ibadah puasa yang dijalankan dengan khusu' penuh keimanan dirasakan begitu cepat berlalu. Sebaliknya, jika ibadah puasa dijalankan dengan rasa beban maka akan terasa amat melelahkan dan berat menjalaninya.
Hal tersebut disampaikan Kakanwil Kemenag Sulut H. Sarbin Sehe saat memberi tausiyah dalam giat Safari Ramadhan hari ke-10 di Masjid Nurul Hasanah Ratahan, Minahasa Tenggara usai melaksanakan sholat dhuhur bersama jamaah setempat, Sabtu (01/4).
"Maka teruslah melatih diri dan hati agar menjalani ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan merebut buah dari ibadah puasa yaitu taqwa," ungkap Kakanwil.
Selanjutnya, Kakanwil menyampaikan di penghujung Ramadhan umat Islam diwajibkan mengeluarkan zakat fitrah. Dalam rangka kepentingan tata kelola dan manajemen pengelolaan zakat, pemerintah membentuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
BAZNAS diberikan otoritas selain diperintahkan Al-Qur'an juga negara untuk mengelola zakat (mengumpul dan mendistribusi). Kakanwil menghumbau untuk membayar zakat melalui badan amil atau BAZNAS agar kepentingan pemerataan kepada mustahik dapat terpenuhi.
Dirinya menuturkan, zakat fitrah sudah bisa dikeluarkan sejak tanggal 1 Ramadhan, bagi amil zakat diharapkan lebih awal menerima atau mengumpulkan zakat, sehingga lebih awal pula didistribusikan kepada mustahik, paling kurang 4-5 hari sebelum shalat Idul Fitri sudah selesai terdistrubusi, agar si penerima/mustahik dapat memanfaatkan secara maksimal pada hari H shalat Idul Fitri. (nun)