Banyak Jamaah Lansia, Menag Minta Persiapan Haji 2023 Harus Hati-hati dan Detil

Jumat, 24 Maret 2023. 17 x dibaca

Manado (Kanwil Kemenag Sulut) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara H. Sarbin Sehe mengikuti rapat virtual via Zoom Meeting bersama Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas untuk membahas terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 1444 H / 2023 M, Jumat (24/3).

Sebagai informasi, kuota haji Indonesia Tahun 1444 H / 2023 M sebanyak 221.000 dengan rincian 203.320 untuk haji reguler dan haji khusus sebanyak 17.680.

Salah satu poin yang dibahas dalam rapat tersebut yaitu persiapan penyelenggaraan ibadah haji.

Menurut Kakanwil, Menag meminta persoalan pemberangkatan calon jamaah haji semuanya harus siap dan matang dengan baik pemberangkatannya guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Menag RI juga menekankan kepada petugas haji terpilih agar ketika bertugas betul-betul melaksanakan tugas dengan baik, jangan sampai terdapat jamaah yang tidak mendapat pelayanan prima khususnya kepada jamaah lansia.

Menteri Agama meminta ibadah haji tahun ini dipersiapkan dengan detil dan hati-hati. Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan haji.

“Pelaksanaan ibadah haji ini salah satu core pelayanan Kemenag, meski banyak pelayanan lainnya seperti pendidikan dan keagamaan yang lain, namun sering kali haji lah yang menyedot perhatian publik. Karena itu, persiapannya sangat penting, saya minta dilakukan dengan hati-hati dan detil,” ujar Yaqut, Jumat (3/3).

Beberapa hal yang menjadi sorotan Yaqut adalah terkait pelayanan lansia, khususnya kursi roda. Dia meminta pengadaan kursi roda harus proporsional dengan jumlah lansia yang tahun ini mencapai 62 ribu jamaah.

Tak hanya itu, guna memudahkan jamaah, Yaqut ingin identitas petugas haji agar lebih mencolok dan terlihat. Hal ini dimaksudkan agar para jamaah terutama yang lansia lebih mudah mengenali petugas saat membutuhkan pertolongan.

"Terutama jamaah lansia yang pengelihatannya kurang. Agar mudah mengenali petugas, sehingga mereka segera tahu harus meminta tolong ke siapa denganidentitas yang mencolok tersebut,” ungkap Menag.

Yaqut mengungkapkan, masih banyak hal yang perlu dipersiapkan dengan detil. Ia optimis, dengan memperhatikan hal-hal kecil dalam persiapan haji ini, akan memberikan kesuksesan dalam penyelenggaraan haji 2023.

“Mudah-mudahan segala keberhasilan tahun lalu (2022) memberikan semangat dan spirit agar minimal bisa sama dengan tahun lalu. Atau bahkan bisa lebih,” tutupnya. (nun)

Humas

Kontributor: Ainun Bosra

Editor: Trenny Manangkalangi


Baca Juga
Array