Kakan Kemenag Dolie Kunjungi KUA Tondano

Kamis, 24 November. 41 x dibaca

Kantor Urusan Agama Tondano yang dikepalai Drs. Muhammad Ikhsan Djoyosuroto bersama Kasie Bimas Islam H Absori Abdillah, SAg dan Penyelenggara Zakat Wakaf Sitti Hadjar Daeng, SHi menggelar pertemuan dengan Penyuluh Agama Non PNS Kamis (24/11). Dalam Pertemuan yang dilaksanakan di KUA Tondano ini turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Minahasa Pdt. Dolie Tangian, STh, MPdK sekaligus memberi pembinaan.

Dalam pembinaannya, Kepala Kantor yang akrab disapa Pendeta Dolie ini, mengajak semua yang hadir untuk menaikkan syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas berkat-Nya sehingga boleh berjumpa dalam pertemuan ini. "Penyuluh menjadi corong terdepan pemerintah, juru penerang dan penyambung lidah pemerintah untuk menyampaikan kebijakan-kebijakan pemerintah di bidang agama," tegasnya.

Ditambahkannya juga, ada tujuh program prioritas Kementerian Agama. Salah satunya adalah penguatan moderasi beragama. Penyuluh Agama adalah pelaku-pelaku moderasi beragama, jangan ekstrim untuk menyampaikan sesuatu, dalam berpikir maupun bertindak. Ketika bersama kelompok binaan, jangan jadi provokator tapi jadilah penyejuk. Posisiskan diri kita di tengah, tidak kurang tidak lebih agar tujuan penyuluhan kita dapat tercapai. Penyuluh harus mampu berinovasi dalam bekerja sehingga muncul terobosan-terobosan apalagi jika menyangkut transformasi digital, ungkapnya.

Dalam hubungannya dengan KUA, penyuluh agama menjadi pendamping KUA tanpa meninggalkan tugas pokok yang ada. Penyuluh membantu KUA dalam membina umat. Penyuluh menjadi cermin bagi siapapun yang kita jumpai, karena orang akan berkaca dari kita, sambungnya.

"Untuk semua yang hadir, marilah kita menjaga identitas kita sebagai keluarga besar Kementerian Agama. Kita harus mengasihi, melengkapi dan menghargai satu dengan yang lain, ajaknya Dolie mengakhiri pembinaan tersebut. (Vonda)

Penulis Vonda MW Otta

Editor Trenny W Manangkalangi

 

 


Baca Juga
Array