Gebyar Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja

Jumat, 22 Juli 2022. 27 x dibaca

Kotamobagu (Kemenag) - Plt. KaKanKemenag Kotamobagu H. M. Sahran Noor Gonibala, Lc mendampingi Kepala Kanwil Kemenag Sulut H. Anwar Abubakar, S Ag, M.Pd dan Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Sulut, Ahmad Sholeh, M.Pd  menghadiri kegiatan Gebyar Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja Tingkat Provinsi Sulawesi Utara “Komitmen program kerja PIK-R melalui penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja  dalam rangka pencegahan stunting dari hulu”  yang dilaksanakan oleh BKKBN Provinsi Sulawesi Utara di MAN 1 Reset dan Keterampilan Kotamobagu, Jumat (22/7).

Hadir dalam kegiatan ini Deputi KS-PK BKKBN RI, Nopian Andusti, SE., MT, Wakil Walikota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, SH, Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kotamobagu Drs. Teddy Makalalag, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Kotamobagu Ahmad Yani Umar, SE, Lurah Mongondow Rhien Paputungan, SE, Kepala MAN 1 Reset dan Keterampilan Kotamobagu Lilianty Kaawoan, M.Pd.

Diketahui stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir, akan tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun.

Dalam sambutannya Anwar Abubakar mengucapkan selamat datang kepada para tamu juga menegaskan bahwa betapa penting penguatan-penguatan sejak dini dalam berkeluarga, terutama bagi para siswa dan siswi sebagai generasi penerus untuk beberapa tahun ke depan. Anwar Abubakar juga mengungkapkan bahwa salah satu faktor terjadinya perceraian karena adanya ketidaksiapan dalam berkeluarga akibatkan faktor ekonomi dan pengetahuan tentang bagaimana berkluarga itu kurang.

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Pusat Nopian Andusti, SE, MT mengatakan bahwa kualitas SDM harus sejak dini, segala persiapan pernikahan menjadi satu hal yang sangat penting. Nopian juga menyampaikan bahwa saat ini BKKBN telah bekerjasama dengan Kementerian Agama untuk memberikan pembekalan pra nikah dan pemeriksaan kesehatan 3 bulan sebelum menikah. Hal tersebut tentunya dilakukan untukmencegah anak lahir stunting. (Tw)


Baca Juga
Array