Kakanwil Ikuti Takbir Akbar Idul Adha 1442 H Secara Virtual Bersama Presiden, Wakil Presiden dan Menteri Agama

Senin, 19 Juli 2021 20:28 Wita.

Manado ---- Dalam rangka menyemarakkan hari raya Idul Adha 1442 H, Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan Takbir Akbar yang disiarkan secara Live melalui zoom, juga dipancarkan melalui saluran televisi nasional, TVRI, Youtube Sekretariat Presiden dan Media Sosial Kemenag.

Takbir Akbar Virtual ini dipimpin mantan Menteri Agama Kabinet Gotong Royong Prof. Dr. Haji Said Agil Husin Al Munawar, MA dan dihadiri Presiden Joko Widodo, Wapres Ma'ruf Amin, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Pimpinan Tinggi Negara, Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kapolri, Para Gubernur, Bupati/Walikota seluruh Indonesia, serta para Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama, termasuk Kepala Kanwil Kemenag Sulut H. Anwar Abubakar yang mengikutinya dari rumah dinas, di Wisma Haji Tuminting Manado. Senin, (19/7) malam.

"Mari meneladani kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS, saat ingin menyembelih putra kesayangannya Nabi Ismail, sebagai bentuk ketaatannya kepada Allah SWT," ajak Presiden Joko Widodo dalam sambutannya kepada rakyat Indonesia dari Istana Bogor.

Menurut Presiden, Idul Adha adalah momentum yang tepat bagi kita umat Islam, untuk saling berbagi rezeki yang telah diberikan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa kepada rakyat kita yang membutuhkan.

"Semangat berkurban dan berbagi apa saja untuk sesama, sebagai bentuk solidaritas bersama," tutur Presiden.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin, menekankan pentingnya menjaga dan mengendalikan diri melalui kesabaran.

"Sabar itu indah. Sabar tidak berarti diam, tetapi mengandung makna terus berjuang agar diri kita, terhindar dari bahaya penularan covid-19," terang Wapres.

Kita tidak boleh membiarkan diri kita terjerumus atau tertular covid-19, karena menjaga diri itu adalah perintah agama. Menjaga jiwa, berobat dari virus covid-19 adalah wajib hukumnya.

"Dalam konteks inilah, Pemerintah menerapkan PPKM Darurat, yakni menjaga jiwa masyarakat dari musibah covid 19," jelas Ma'ruf Amin.

Momen Idul Adha sangat relevan bagi kita, untuk berkurban di tengah wabah pandemi covid-19. Tidak hanya sapi atau kambing, tetapi bisa apa saja yang dibutuhkan orang lain.

"Dengan perayaan idul adha, kita memanjatkan doa kepada Sang Khalik, semoga covid ini segera berlalu," tutup Wapres.

Takbir Akbar Virtual yang dimulai pukul 19.30 WIB dan berlangsung selama 30 menit itu, ditutup dengan doa yang dipandu Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati, Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.Si. (ies).

HUMAS


Baca Juga