Selasa, 29 Juni 2021. 67 x dibaca
Manado (Kanwil Kemenag Sulut) --- Pasca terbitnya KMA 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji, Pengurus Wilayah FKAPHI (Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia) Sulawesi Utara terus melakukan gerakan edukasi dan silaturahim ke tengah-tengah jamaah dan stakeholder perhajian serta seluruh pihak terkait termasuk kunjungan silaturahmi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara H. Anwar Abubakar yang juga sebagai Dewan Penasehat dan Penyantun PW FKAPHI Sulut (28/06).
Kakanwil sangat mengapresiasi program-program yang sudah dilaksanakan dan yang akan dilaksanakan oleh PW FKAPHI Sulut.
“Batalnya pemberangkatan haji tahun ini ada hikmahnya karena jamaah haji memiliki waktu yang lebih panjang untuk memantapkan manasik terutama kemampuan membaca Alqur'an dan penguasaan doa-doa manasik serta yang paling penting pengetahuan tentang hikmah di balik semua ritual haji itu sendiri dan FKAPHI harus mengambil peran untuk sosialisasi kepada calon jamaah haji", pesan Anwar Abubakar.
Ketua PW FKAPHI Sulawesi Utara H. Wahyudin Ukoli menjelaskan maksud dan tujuan silaturahim yaitu menyampaikan program organisasi ke depan untuk mendukung seluruh kebijakan Kementerian Agama antara lain program manasik sepanjang tahun.
“Kami bersama Dewan Pembina dan perwakilan pengurus melaporkan sekaligus memaparkan kepada Kakanwil langkah organisasi ke depan, serta minta petunjuk dan masukan dari beliau", ujar Wahyudin Ukoli.
Di kesempatan yang sama, Kabid Penyelenggaraan Haji Dan Umrah Kanwil Kemenag Sulut H. Rikson Hasanati menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh untuk program FKAPHI.
"Saya akan minta Kepala Seksi PHU Kabupaten/Kota di setiap kegiatan sosialisasi agar melibatkan FKAPHI sebagai narasumber", ucap Hasanati yang juga sebagai Dewan Pembina FKAPHI Sulut.
Silatutahim yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut turut dihadiri pengurus PW FKAPHI dari berbagai unsur di antaranya, H. Fahrin Pole, dr. Hj. Neny A. Tubagus, Hj. Sitty Fauziah Tunai, Hj. Nurmala Saleh, H. Kalo Tahirun, H. Abd. Gafar Thaib, H. Much. Rusdi Musanip, H. Fachrudin Noh dan H. Fachruddin Fachmi Jaba. (msd)