Jumat, 12 Maret 2021. 83 x dibaca
Kotamobagu (Kemenag) – Dharma Wanita Persatuan Kemenag Kota Kotamobagu Jumat (12/3/2021) bertempat di Aula Kantor menggelar pertemuan rutin yang sebelumnya sempat tertunda dikarenakan adanya pandemi Covid- 19, kali ini kembali dilaksanakan.
Tak hanya pertemuan seperti biasa dilakukan, hari ini diisi dengan Seminas Parenting Pola Asuh Orang Tua dengan pemateri adalah Trainer PPA For Parenting yang sapaan sehari – hari Yawan. Sebelum dilanjutkan dengan materi, Kepala Kantor Hi. Saiful Bongso, M.Pd.I memberikan sambutan dan berharap semua peserta seminar dapat memahami agar bisa dilaksanakan dikehidupan sehari – hari terutama dalam mengasuh anak.
Pola asuh orang tua ini sengaja diangkat mengingat seiring berkembangnya zaman orang tua adalah hal paling utama dalam pembentukan karakteristis anak dirumah, ungkap Ketua DWP Ny. Yetti Bongso Mamonto.
Hal ini tentunya mengingat selama masa pandemi, anak lebih cenderung berada dirumah dan menghabiskan waktu dengan aktif bermedsos, sedangkan yang kita ketahui bahwa semua informasi di media sosial baik dan buruknya tergantung cara kita menanggapi, takutnya anak – anak kita akan salah menggunakan dan menanggapi info yang beredar di medsos sehingga akan berdampak buruk terhadap pola kembang anak.
Oleh karena itu sebagian orang tua beranggapan bahwa mengasuh anak merupakan pekerjaan yang sulit dan penuh tantangan mengingat setiap anak berbeda karakteristik, akan tetapi menurut pemateri kali ini, tidak sulit dalam mengasuh/membimbing anak hanya saja kita belum mengerti pola yang tepat agar anak mudah memahami dan mengerti maksud orang tua yang semata – mata untuk kebaikan anak itu sendiri.
Lewat seminar parenting yang dihadiri Pengurus dan anggota DWP Kantor Kemenag KK, pemateri menyampaikan beberapa pola asuhan orang tua dan yang terpenting adalah penuhi anak dengan cinta kasih, perhatian dari orang tua, agar anak merasa nyaman sehingga akan terjalin komunikasi yang efektiv antara anak dan orang tua, mereka akan lebih terbuka mengenai apapun sehingga lebih mudah bagi orang tua untuk mengarahkan anak ke hal yang lebih baik.
Penulis: Tw
Editor: ies