Jumat, 2 Agustus 2013, 10:29 – Kankemenag
Pertemuan FKUKS Tingkat Kota Tomohon

TOMOHON- Jumat (2/8) Kepala Kankemenag Kota Tomohon, Sonya Mongkau, SE didampingi Kepala Seksi Bimas Katolik Lastiko Runtuwene, S.Ag, M.Pd menghadiri Kegiatan Pertemuan Forum Komunikasi Usaha Kesehatan Sekolah (FKUKS) Dan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan Sosial Kota Tomohon bertempat di Puskesmas Lansot.

Hadir dalam kegiatan ini adalah utusan SKPD se Kota Tomohon dan Utusan Sekolah yang ada di Kota Tomohon.

Dalam sambutan Kadis Kesehatan dan Sosial Kota Tomohon Dr. Deesje V. Liuw, M. Biomed mengatakan FKUKS bertujuan mewujudkan masyarakat adil dan makmur, baik dalam pembangunan nasional, peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Tujuan pembangunan di bidang kesehatan adalah terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang optimal, sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum. “Derajat kesehatan menggambarkan dirinya dan lingkungannya menjadi sehat, terpadu lintas program dan sector dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan serta membentuk perilaku hidup sehat anak usia sekolah yang berada di sekolah dan perguruan tinggi,” ujar Liuw.

Lebih lanjut Liwu mengatakan program UKS merupakan program bersama yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri, yaitu Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri. NOMOR 1/U/SKB/2003, 1067/MENKES/VII/2000, MA/230 A/2003 26 Tahun 2003 tanggal 23 Juli 2003 tentang pembinaan dan pengembangan UKS.

Dalam SKB dikatakan bahwa Tujuan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dan derajat kesehatan peserta didik maupun warga belajar serta menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.

“Sedangkan sasaran UKS adalah peserta didik di Sekolah/Satuan Pendidikan Luar Sekolah, Guru, Pamong Belajar, Pengelola Pendidikan lainnya, Pengelola Kesehatan, dan Masyarakat,” ujar Liuw.

Mongkau mengungkapkan bahwa usaha kesehatan sekolah (UKS) merupakan Pembinaan dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Sekolah/Satuan Pendidikan Luar Sekolah dilaksanakan melalui tiga program pokok yang meliputi: a. pendidikan kesehatan;b. pelayanan kesehatan; dan c. pembinaan Lingkungan Kehidupan Sekolah Sehat. Untuk mendukung pelaksanaan Tiga Program Pokok UKS di Sekolah/Satuan Pendidikan Luar Sekolah diperlukan program pendukung yang meliputi : a. ketenagaan; b. pendanaan; c. sarana prasarana; d. penelitian dan pengembangan.

Lastiko Runtuwene menambahkan bahwa Pembinaan dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dilaksanakan oleh Tim UKS yang terdiri atas : a. Tim Pembina UKS Pusat; b. Tim Pembina UKS Propinsi; c. Tim Pembina UKS Kabupaten/Kota; d. Tim Pembina UKS Kecamatan; e. Tim Pelaksana UKS. “Setiap tim mempunyai tugasnya masing dan tanggung jawabnya dari baik tim pusat, provinsi, kabupaten/kota sampai kecamatan,” ujar Runtuwene. (hp)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.053524 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 989956
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.