Kamis, 20 Juni 2013 – Kankemenag
Adipati: Pentingnya Pendataan EMIS di Madrasah

Tahuna – Kamis, (20/6) Dalam rangka meningkatkan mutu lembaga pendidikan agama serta pengembangan lembaga pendidikan tersebut, diperlukan data dan informasi yang akurat agar kebijakan dan cara pengembangan pada lembaga-lembaga tersebut dapat lebih tepat, efektif dan efisien.

Oleh karena itu, diperlukan penjelasan yang benar kepada lembaga pendidikan agama dan keagamaan, dalam hal tata cara pengisian formulir, aplikasi pendataan yang disebar serta prosedur kerja yang ditetapkan, agar data dan informasi yang terkumpul merupakan data yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pelatihan operator Education Management Information System (EMIS) Pendidikan Islam RA/Madrasah bertempat di ruang serba guna Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe dihadiri oleh seluruh Kepala Madrasah dan operator EMIS RA/Madrasah di lingkup Kementerian Agama Kab. Sangihe.

Kegiatan pelatihan bagi operator EMIS ini dalam rangka perbaikan Data Lembaga Pendidikan Islam. Kepala Kantor Kemenag Sangihe Sutarji Adipati S.Pd.I dalam arahannya mengingatkan kepada para operator EMIS agar jangan menganggap enteng pendataan EMIS, Seluruh kegiatan hingga yang sifatnya keuangan akan berpusat semua pada Data EMIS.

Lebih lanjut Adipati mengatakan bahwa Proses akreditasi, sertifikasi, dana BOS, BSM hingga persyaratan pengajuan bantuan Madrasah dan Pondok Pesantren semuanya akan bergantung pada kesiapan data pada Aplikasi EMIS on Line yang diisi oleh masing-masing madrasah.

Hal yang sama juga disampaikan olrh Drs. Gabriel Bin Ahmad selaku Kepala Seksi Kantor Kementerian Agama Kab. Sangihe dalam penyampainnya meminta pada operator EMIS nanti agar penginputan data dapat dilakukan tepat waktu. (chrest)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.066594 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 862906
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.