Kanwil Kemenag Sulut Aplikasi
Kamis, 12 Desember 2019

Buka Diklat Guru, Abdul Rasyid: Jaga Integritas Pribadi dan Marwah Institusi

2 December 2019


MANADO---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Dr. H. Abdul Rasyid, M.Ag didampingi Kepala Balai Diklat Keagamaan Manado H. Khaeroni, S.Sos., M.Si membuka dan memberikan materi pada kegiatan Diklat Teknis Substantif Guru PKn dan Guru Penjaskes tingkat MTs serta Kepala Madrasah angkatan I dan Il dari tiga provinsi wilayah kerja Balai Diklat Keagamaan Manado yaitu Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Tengah. Diklat ini diikuti oleh 120 peserta ini berlangsung selama 6 hari, 2-8 Desember 2019.

Dalam arahannya, Abdul Rasyid mengingatkan kepada semua peserta diklat sebagai ASN Kementerian Agama bahwa untuk tahun 2019-2024 Kementerian Agama RI mengikuti visi dan misi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma'aruf Amin yakni membangun sumber daya manusia (SDM) umat beragama yang unggul, cerdas, moderat dan maju. 

Orang nomor satu di jajaran Kanwil Kemenag Sulut ini menegaskan bahwa ada delapan sasaran strategis yang mau dicapai selama 2020-2024 antara lain pertama, merawat kebersamaan di tengah-tengah keragaman dan perbedaan; kedua, meningkatkan harmoni sosial dari kerukunan umat beragama; ketiga, meningkatnya kualitas layanan pada umat beragama; keempat, meningkatkan akses pendidikan agama dan keagamaan; kelima, meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan; keenam, peningkatan kualitas tata kelola pembangunan di bidang agama; ketujuh, pengarusutamaan moderasi beragama; dan kedelapan adalah meningkatkan potensi pemberdayaan ekonomi umat.

"Sebagai Kakanwil, saya harus terus menyampaikan apa yang menjadi program aksi dari Menteri Agama yaitu pencegahan korupsi, pemberdayaan whistleblower, tindak tegas ASN yang melanggar hukum dan mencederai institusi dan proses deradikalisasi yang berbasis pada moderasi beragama", tegasnya. 

Di akhir sambutannya, suami tercinta dari Hj. Irma Hunta ini mengingatkan semua peserta diklat agar memanfaatkan dengan baik kesempatan emas mengikuti diklat ini untuk terus meningkatkan wawasan dan pemahaman, mengasah skill dan mengembangkan attitude atau karakter pribadi yang baik dalam menjalankan tugas sebagai ASN dan dalam interaksi sosial dengan masyarakat. 

"Jangan integritas pribadi dan marwah institusi Kementerian Agama dalam bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, teruslah mengabdi berdasarkan semangat 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan", pungkasnya. (hm)


Aplikasi