Kanwil Kemenag Sulut Aplikasi
Minggu, 23 September 2018

Ahmad Sholeh : “Kemenag Tidak Melarang Adzan”

14 September 2018


Tutuyan – Walaupun sempat tertunda kegiatan pembinaan dari Kepala Kantor Kemenag Boltim, namun hari ini, Jumat, 14 September kegiatan tersebut dilaksakan. Di MTs Negeri 1 Kab Boltim, dan dihadiri langsung oleh Kakankemang Kab Boltim Ahmad Sholeh, SPd, MPd, Kassubag TU Abdul Syukur, SPd, Kasi Pendis Eka Wira Putra, SKom. Ada pun agenda kegiatan pembinaan ini mengacu kepada Istruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor : KEP/D/101/’78 tentang Tuntunan Penggunan Pengeras Suara Di Masjid Dan Musholla (14/9). Sebagai peserta kegiatan hadir pula guru- guru dari MTs Negeri 1 Kab Boltim, MIN 1 Kab. Boltim, Kepala KUA serta guru PAK. Ahmad memaparkan poin poin penting yang tertulis pada Instruksi tersebut yang diantaranya adalah pengeras suara digunakan untuk adzan sebagai penanda waktu sholat, pengeras suara digunakan untuk doa dengan syarat tidak meninggikan suara, mengutamakan suara yang merdu dan fasih serta tidak meninggikan suara. Ahmad juga mengingatkan sesuai dengan instruksi tersebut bahwa ada baiknya pengeras suara digunakan pada saat atau waktu sholat subuh yang didalamnuya meliputi penggunaan pengeras suara paling awal 15 menit sebelum waktunya, pembacaan Al Quran hanya menggunakan pengeras suara keluar, adzan waktu subuh menggunakan pengeras suara keluar, dan Sholat subuh, kuliah subuh dan sebagainya menggunakan pengeras suara kedalam saja. “ Saya ingin meluruskan bahwa Kementerian Agama tidak pernah melarang Adzan”, ungkap Ahmad. “ Aturan inikan sudah pernah diterbitkan, tapi sudah lama, namun kali ini diterbitkan lagi tanpa mengurangi poin-poin dari isi aturan tersebut”, tambanya lagi “Saya berharap semua yang hadir saat ini bisa memahami dan kiranya boleh mensosialisasikan kepada masyarakat luas, agar tidak punya kesan bahwa adzan diera sekarang itu dilarang oleh pemerintah”, tutur mantan Kasi Mapenda Kemenag Bolmong ini.(Jim).


Aplikasi