Kanwil Kemenag Sulut Aplikasi
Sabtu, 22 September 2018

Kemenag Boltim Utus Penyuluh Non PNS Mengikuti Diklat

16 April 2018


Tutuyan - Dalam rangka meningkatkan kemampuan Penyuluh Agama Kristen Non PNS dan Penyuluh Agama Islam Non PNS Kantor Kementerian Agama Kab. Bolaang Mongondow Timur mengutus salah satu Penyuluh Agama Kristen Non PNS yang baru terekrut untuk mengikuti diklat yang bertempat di Balai Diklat Keagamaan Jl.A.A.Maramis, Paniki Bawah, Mapanget Kota Manado.(16/4)

Dari 16 orang Penyuluh Agama Kristen Non PNS, yang mengikuti diklat adalah Melky Sakul, S.Ag yang baru saja terekrut awal tahun 2018. Kiki sapaan pria lulusan salah satu lulusan Universitas ternama di Sulawesi Utara ini mengaku sedikit gugup saat berada di Balai diklat, hal ini dikarenakan baru pertama kalinya mengikuki kegiatan kediklatan.

Kiki memaparkan visi dan misi yang usung adalah  Mewujudkan masyarakat Indonesia yang taat beragama Dan rukun, cerdas serta sejahtera lahir batin dan meningkatkan pemahaman Dan pengamalan ajaran Agama masing-masing.

Selain itu, hadir pula Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara  H. Abdul Rasyid , M.Ag yang membuka secara langsung kegiatan ini dan menyampaikan penyuluh agama merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari Kemenag, karena penyuluh sebagai garda terdepan didalam mewujudkan harmonisasi serta membina kerukunan antar umat beragama, dan menangkal isu-isu radikal.

Diklat yang dijadwalkan diselenggarakan dari tanggal 16-21 April 2018 dihadiri oleh tenaga penyuluh Non PNS yang berasal dari Provinsi Sulut, Gorontalo dan Maluku Utara.

Kakanwil juga memamparkan hal khusus kepada para tenaga penyuluh diharapkan akan terus membuat penguatan kepada masyarakat sesuai fungsi nya, yaitu : Fungsi Information - memberikan informasi yang sesuai dengan fakta bukan provokasi, Fungsi Edukatif- Mendidik, melatih Dan mengajar, Fungsi Konsultatif - "seperti orang yang paling paham dalam beragama", Fungsi Advokatif - Pendampingan kepada masyarakat. Tenaga penyuluh juga harus memiliki keterampilan dan kesehatan secara Fisik, Pengetahuan, Emosional dan Spiritual.

Disampaikan pula bahwa seorang penyuluh Zaman Now harus mengimplementasikan ke 4 Hal utama Dalam masyarakat digital saat ini, yaitu, Bijak Dalam menggunakan medsos agar tidak menjadi malapetaka, Jangan cepat menelan mentah sebuah berita (kebanyakan Hoax), Menjadi Duta Perdamaian, 4. Selalu menebarkan Energi Positif kepada semua orang dimana saja.

Dilain tempat, Ahmad Sholeh, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bolaang Mongondow Timur saat dihubungi via telepon membenarkan bahwa telah mengutus Penyuluh Agama untuk mengikuti diklat tersebut.

“Kami mengutus tenaga Penyuluh keagamaan yang barusan terekrut dan belum pernah mengikut kegitan serupa, juga dibuktikan dengan surat tugas yang menyertakan nama yang diutus”, ungkap pria berdarah asli Jawa ini.

Selain itu ,acara pembukaan diakhiri dengan penyerahan tanda peserta oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Prov. Sulut, kepada setiap perwakilan dari ketiga Agama yang ikut dalam pendidikan pelatihan in secara simbolis,(Jim).


Aplikasi