Website Kanwil Kemenag Provinsi Sulut
Cinque Terre

Pembinaan Penyuluh Agama Islam Berbasis Aplikasi E_Penyuluh

13 February 2018


Tutuyan- Dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja Penyuluh Agama Islam Non PNS, Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Prov. Sulut bersama seksi Bimas Islam Kankemenag Kab. Boltim melaksanakan Kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama Islam Non PNS Berbasis Aplikasi E_Penyuluh yang dilaksanakan di Gedung KUA Kotabunan,(13/2).

Kegiatan yang dilaksanakan sejak pukul 09.00 Wita ini dibuka langsung oleh Kakan Kemenag Kab.Boltim Ahmad Sholeh, SPd dilanjutkan dengan materi pembuka dari Kepala Bidang Bimas Islam Saiful Bongso, MPdI. Saiful menginginkan agar jika para penyuluh sudah mempunyai Smart Phone (Ponsel Pintar) agar menggunakannya dengan bijak  dan lebih mengkaji hal-hal yang positif untuk konsumsi umum agar tidak terjadi pidana hukum. “Gunakan Android dengan bijak dan bisa mencerna hal-hal yang negatif yangs seharusnya tidak menjadi konsumsi banyak orang, perbanyaklah membaca informasi yang baik dan positif “, ungkapnya.

Saiful menekankan agar penyuluh lebih mementingkan untuk mengisi E_Penyuluh ketimbang bersosial media saja, karena melalui E_Penyuluh segala kegiatan para penyuluh dapat dikontrol langsung dalam 1 aplikasi.

Selanjutnya, usai materi singkat dari Kepala Bidang, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi penggunaan E_penyuluh yang dibawakan oleh Ismail, MHI dan Hidayat Bahmid, SP, MAP. Isi materinyapun membahas tentang penggunan E_Penyuluh untuk para penyuluh, sehingga bisa lebih mempermudah dalam rangka pemasukan laporan dan tugas kerja masing-masing penyuluh. Is sapaan akrabnya juga menyetil sedikit para penyuluh yang malas untuk menginput laporannya pada E_PAI agar jika belum memasukan laporannya dan program kerjanya pada aplikasi maka honornyapun jangan dibayarkan.  

Dalam kesempatan ini Ismail juga sempat memeragakan cara mengisi E-Penyuluh pada salah satu penyuluh yang sudah memiliki aplikasi E_Penyuluh, ismail mengarahkan untuk membuat akun agar bisa masuk pada aplikasi dan dalam proses pendaftaran untuk aplikasi ini diperlukan NIK (Nomor Induk Kependudukan), dari pembinaan ini juga diharapkan agara para penyuluh melakukan pertemua di KUA pada masing-masing kecamatan sekurang-kurangnya sekali dalam 1 bulan untuk membahas proses pengisian E_Penyuluh dan sekalian langsung meng-upload pada aplikasi secara online.(Jim)