Website Kanwil Kemenag Provinsi Sulut
Cinque Terre

Manusia dan Alam Semesta Bersifat Terbatas

12 January 2018


Molibagu, Manusia, alam semesta, dan hidup adalah tiga unsur ini bersifat terbatas, lemah, dan saling membutuhkan. Manusia terbatas sifatnya karena ia tumbuh hanya sampai pada batas tertentu. Maka Allah adalah Pencipta yang mutlak. Demikian inti khotbah disampaikan khatib Nurdin Poiyo, S.HI pada sholat Jumat (12/1) di mushalla An-Namira Kementerian Agama Bolsel. Menurut Poiyo, hidup sama halnya dengan alam semesta yang memiliki sifat terbatas. Alam semesta merupakan himpunan dari benda-benda angkasa yang memiliki keterbatasan. Himpunan segala sesuatu yang terbatas, tentu terbatas pula sifatnya. Walhasil, manusia, hidup, dan alam semesta, ketiganya bersifat terbatas.

Poiyo yang juga sebagai JFU pada Kantor Kementerian Agama Bolsel mengurai bahwa segala yang terbatas pasti diciptakan oleh “sesuatu yang lain” yang disebut Tuhan. Dalam menentukan keberadaan Tuhan sebagai pencipta ini akan kita dapati tiga kemungkinan. Pertama, Ia diciptakan oleh yang lain. Kedua, Ia menciptakan diri-Nya sendiri. Ketiga, Ia bersifat azali dan wajibul wujud. Kemungkinan pertama bahwa Tuhan diciptakan oleh yang lain maka bermakna Tuhan bersifat terbatas. Begitu pula kemungkinan kedua, bahwa Tuhan menciptakan diri-Nya sendiri berarti Tuhan sebagai makhluk dan sebagai pencipta pada saat yang bersamaan. Ini jelas tidak dapat diterima. Oleh karena itu Al-Khaliq harus bersifat azali dan wajibul wujud, Dialah Allah Swt dalam keyakinan Islam.

Jamaah Jumat yang rata-rata adalah ASN (aparatur sipil negara) karyawan Kantor Kementerian Agama Bolsel dan ASN karyawan Pemerintah Daerah Bolsel khusuk mendengarkan khotbah. Bertindak selaku Imam sholat Jumat adalah H. Muzayin, S.Ag, M.Pd yang sehari-hari menjabat sebagai Kasi Pendis Bolsel. Nampak duduk di shaf terdepan Bapak Wakil Ketua DPRD Bolsel, Abdul Razak Bunsal, SE beserta pimpinan SKPD Bolsel. Nampak pula pejabat Kementerian Agama Bolsel yakni Kasubbag TU, Muh. Thaib Mokobombang, S.Ag dan Kasi Bimas Islam Bolsel, Achmad Maksum Maspeke, S.Ag. (tJa)